Berita Viral

PERANG Terus Membara, Arab Saudi Diserang Puluhan Drone dan Rudal Balistik, Semua Berhasil Dicegat

Menurut Al-Malki, sebagian besar drone tersebut ditembak jatuh di wilayah Provinsi Timur Arab Saudi sejak Jumat (13/3/2026). 

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/X
Garda Revolusi Iran menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah untuk membalas serangan Israel, di antaranya mencakup Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab. Selain kapal-kapal tanker, jet tempur F-15E Strike Eagle milik Amerika Serikat (AS) juga berjatuhan, Senin (2/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Juru bicara resmi Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengatakan, sistem pertahanan udara Kerajaan berhasil mencegat dan menghancurkan sejumlah drone yang menargetkan berbagai wilayah di negara tersebut, Sabtu (14/3/2026).

“Pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan 20 drone serta satu rudal balistik yang diluncurkan menuju wilayah kerajaan,” kata Al-Malki, seperti dikutip dari Saudi Gazette, Minggu (15/3/2026).

Menurut Al-Malki, sebagian besar drone tersebut ditembak jatuh di wilayah Provinsi Timur Arab Saudi sejak Jumat (13/3/2026). 

Selain itu, dua drone berhasil dihancurkan di kawasan Gurun Rub' al Khali atau Empty Quarter.

Satu drone lainnya berhasil dicegat di wilayah Al-Jouf. 

Sistem pertahanan udara Arab Saudi juga menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan menuju wilayah Al-Kharj. 

Dalam keterangan sebelumnya pada Jumat (13/3/2026), Al-Malki menyebut sistem pertahanan udara kerajaan mencegat total 56 drone yang menargetkan sejumlah wilayah di Arab Saudi

Beberapa drone berhasil ditembak jatuh di Provinsi Timur, sementara lainnya dicegat di wilayah Al-Kharj, kawasan Gurun Empty Quarter, serta wilayah tengah kerajaan.

Salah satu drone juga berhasil ditembak jatuh ketika mencoba mendekati kawasan Diplomatik di Riyadh.

“Beberapa drone juga berhasil dicegat setelah memasuki wilayah udara Arab Saudi,” kata Al-Malki.

Namun, Iran membantah terlibat dalam serangan drone ke wilayah Arab Saudi tersebut.

Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Iran Tasnim News Agency, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Minggu (15/3/2026) menegaskan bahwa serangan drone yang menargetkan baik Riyadh maupun Provinsi Timur Arab Saudi tidak ada kaitannya dengan Republik Islam Iran. 

Kantor hubungan masyarakat IRGC menyatakan, pihaknya telah memperhatikan pengumuman Arab Saudi yang menyebutkan bahwa sejumlah drone menargetkan Riyadh dan wilayah timur kerajaan sebelum berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara.

IRGC menegaskan tuduhan tersebut tidak benar dan meminta pemerintah Arab Saudi mencari pihak yang sebenarnya bertanggung jawab atas serangan itu.

“Serangan yang dituduhkan tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan Republik Islam Iran,” demikian pernyataan IRGC.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved