Berita Viral

EKS REKAN Seperjuangan Sebut Rismon Sianipar Bunuh Dirinya Sendiri dan Kawan-Kawannya

Mantan rekan seperjuangan Rismon Sianipar, Kurnia Royani menilai Rismon telah mengambil pedang sendiri untuk bunuh diri. 

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengatakan, paket parcel Lebaran yang diberikan kepada peneliti forensik digital Rismon Hasiholan Sianipar, ditujukan untuk sang ibundanya. Hal itu diungkapkan Gibran di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (13/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan rekan seperjuangan Rismon Sianipar, Kurnia Royani menilai Rismon telah mengambil pedang sendiri untuk bunuh diri. 

"Saya sebut beliau diberikan pedang harakiri, untuk membunuh dirinya sendiri,” ujar Kurnia Royani, dikutip dari unggahan di YouTube Forum Keadilan TV, Senin (16/3/2026).

Menurut Kurnia, perubahan sikap Rismon terlihat dari pengakuannya bahwa penelitian yang sebelumnya menyebut ijazah Jokowi diduga palsu ternyata merupakan sebuah kekeliruan.

Rismon bahkan disebut bersedia melakukan antitesis atau peninjauan ulang terhadap penelitian tersebut.

Hal ini pun menjadi landasan Kurnia menyebut perumpamaan "Rismon diberikan pedang harakiri".

Selain itu, Rismon juga dinilai menyatakan bahwa aparat penegak hukum telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam menangani kasus tersebut.

"Dia juga merasa tereksploitasi oleh pihak-pihak yang sebelumnya menggugat ijazah ini (isu ijazah Jokowi). Ia bahkan berjanji akan menemui Jokowi untuk proses restorative justice," imbuhnya.

Kurnia juga mengatakan bahwa Rismon berencana menerbitkan sebuah buku tentang polemik tersebut.

Bagi Kurnia, sikap tersebut merupakan langkah yang justru merugikan Rismon sendiri dan pihak-pihak yang sebelumnya bersama-sama memperjuangkan hal yang sama.

"Itu harakiri, membunuh dirinya dan kawan-kawannya, yang kita sama-sama selama ini saling menjaga dalam koridor kebenaran, keadilan, serta kejujuran," tambahnya.

Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi

Sementara itu, perkembangan terbaru terjadi ketika Rismon Sianipar bersama kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, bertemu langsung dengan Joko Widodo di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (12/3/2026).

Pertemuan tersebut dilakukan setelah Rismon resmi mengajukan mekanisme restorative justice terkait laporan yang sebelumnya diajukan Jokowi.

Dalam pertemuan itu, Rismon menyampaikan permohonan maaf kepada Jokowi sekaligus kepada publik atas pernyataannya sebelumnya mengenai dugaan kejanggalan pada ijazah Presiden RI tersebut.

“Ya tentu. Saya pun minta maaf kepada publik apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Jokowi,” kata Rismon.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved