Berita Viral
Ketika Rismon Minta Audit Rekening Dokter Tifa
Rismon Hasiholan Sianipar menanggapi tudingan pengkhianat yang dialamatkan pada dirinya oleh kubu Roy Suryo dalam polemik ijazah Jokowi
"Kami kembali mengingatkan bahwa kami telah menegaskan siapa pun yang melakukan upaya perdamaian dengan kepalsuan, dengan kebohongan, dengan kezaliman, dan siapa pun yang menebus jalan untuk perdamaian dengan Joko Widodo, sudah kami tegaskan dan hari ini kami tegaskan kembali, bahwa mereka ini adalah orang-orang yang berkhianat terhadap rakyat," kata Khozinudin di depan wartawan, Senin (13/4/2026).
"Kami tegaskan sekali lagi tidak akan pernah ada kompromi dengan siapa pun yang berusaha mencampurkan antara al-Haq (kebaikan) dengan al-Batil (keburukan). Dan dalam konteks perjuangan, kami tegaskan kehilangan pengkhianat bukanlah aib bagi kami. Justru, itu adalah bagian dari upaya pembersihan perjuangan,"ujarnya.
Baca juga: Rekam Jejak Rismon Sianipar, Orang Siantar yang Kini Bela Jokowi, Gelarnya Dr.Eng dan M.Eng
Roy Suryo Bukan Peneliti
Rismon mengatakan bahwa Roy Suryo lebih cocok disebut sebagai politisi daripada seorang peneliti karena Pakar Telematika itu menggunakan istilah Ternak Mulyono atau Termul dalam tulisannya di Buku Jokowi's White Paper.
Dalam Jokowi's White Paper, Roy Suryo menulis sebanyak 49 halaman, mulai dari bab 1 hingga bab 6.
Rismon kemudian menyinggung tulisan Roy Suryo pada bab 4 dalam buku tersebut, yakni berisi ''Antara pelaporan TPUA vs Jokowi beserta para Termulnya".
Menurut Rismon, penggunaan istilah Termul itulah yang dianggapnya kurang pantas dicantumkan dalam penelitian ilmiah. "Kan enggak cocok ya dalam sebuah tulisan yang harusnya ilmiah tetapi melabel orang, bukan hanya dalam hal percakapan saja ya, ucapan, tetapi tulisan juga dikatakan Termul ya, itu tidak pantas," tegas Rismon.
"Makanya dia (Roy Suryo) lebih cocok politisi, bukan peneliti. Itu di halaman 16 bab 4, sub bab pertama laporan TPUA ke Bareskrim, sub bab kedua, laporan Jokowi dan Termul-termulnya di Polda Metro Jaya," tambahnya.
Oleh karena itu, Rismon pun menekankan bahwa penggunaan diksi Termul itu sudah menunjukkan bahwa Roy Suryo itu bias sebagai peneliti.
"Harusnya itu kan dibuang diksi-diksi semacam itu, karena kita harus menempatkan kebenaran ilmiah tanpa preferensi. Kalau begini kan sudah preferensi namanya, menggunakan istilah termul, bahwa kebencian di situ, aroma kebencian ya, ini tulisan yang dipublikasi, yang dikatakan ini ilmiah, sangat disayangkan," ungkap Rismon.
Baca juga: ‘Bisa Tidur Nyenyak’, Status Tersangka Rismon Sianipar di Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dicabut
Somasi Dokter Tifa
Selain menyebut Roy Suryo seorang politisi, Rismon juga bakal melakukan somasi terhadap Dokter Tifa.
Dalam somasi yang dilakukan, Rismon akan meminta adanya audit terhadap rekening terkait penjualan buku Jokowi's White Paper, yang menggunakan rekening milik Dokter Tifa.
Rismon menyebut, audit perlu dilakukan karena ada dugaan ketidakterbukaan dari Dokter Tifa terkait hasil penjualan buku tersebut.
"Saya dan kuasa hukum saya, Bang Jahmada Girsang, akan mensomasi Anda Bu Tifa untuk kita audit rekening-rekening penjualan buku JWP (Jokowi's White Paper) yang selama ini Anda pegang secara sepihak dan absolut," katanya dikutip dari YouTube Balige Academy, Sabtu (11/4/2026).
rismon sianipar somasi dokter tifa
Rismon Sianipar tantang Roy Suryo
SP3 Rismon Sianipar
rekening dokter Tifa
Roy Suryo bukan peneliti
| Pengakuan Pasangan Asal Kediri Bikin 40 Video Asusila di Hotel Lalu Dijual, Diciduk Saat Syuting |
|
|---|
| SOSOK Suami Yulia Baltschun MasterChef Indonesia 2, Akui Selingkuhi Sang Istri, CEO Perusahaan |
|
|---|
| Rismon Sebut Roy Suryo Bukan Peneliti dan Somasi Dokter Tifa, Minta Audit Rekening |
|
|---|
| KRONOLOGI Pasutri ASN Terlibat Penipuan Umrah, Yeni dan Jajat Kabur Usai Gagal Berangkatkan Jamaah |
|
|---|
| Dianggap Janggal, Dendam Pribadi Jadi Motif 4 Prajurit BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ROY-DAN-DOKTER-TIFA-DISOMASI-RISMON.jpg)