Berita Viral

Tak Terduga Respon Jokowi Menanggapi Pernyataan Jusuf Kalla

Jokowi merespons pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) yang sebelumnya menyinggung perannya

Editor: AbdiTumanggor
Tribunnews.com
KASUS IJAZAH JOKOWI - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla usai melaporkan dugaan pencemaran nama baik di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Jusuf Kalla meyakini jika ijazah milik Jokowi sendiri sejatinya asli. Untuk itu, ia menyarankan agar Jokowi segera memperlihatkan ijazahnya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUN-MEDAN.COM -Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) terkait perannya dalam mendukung perjalanan politik ayah Gibran Rakabuming Raka itu menjadi Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi Presiden RI dua periode.

Terkait pernyataan klaim JK tersebut, Jokowi malah melontarkan pernyataan merendah. 

“Saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung,” ujar Jokowi kepada wartawan saat dimintai tanggapannya, Senin (20/6/2026).

Saat wartawan menyinggung pernyataan JK yang menyebut jika dirinya belum berpengalaman dan bisa “merusak negara” jika menjadi presiden, Jokowi merespon diplomatis.

Jokowi menegaskan bahwa penilaian tersebut bukan berasal darinya. “Yang menilai bukan saya,” kata Jokowi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, terkait polemik ijazah Presiden Joko Widodo, memantik perhatian publik.

Klarifikasi yang disampaikan di kediamannya pada Sabtu (18/4/2026) itu memperlihatkan nada emosional sekaligus upaya menjaga posisi netral di tengah isu yang berkembang.

Dalam keterangannya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kepentingan untuk memperkeruh situasi. 

Ia menyebut, pandangan yang sempat disampaikannya mengenai polemik ijazah Presiden Jokowi semata merupakan nasihat, bukan bentuk perlawanan ataupun kritik yang dimaksudkan untuk menjatuhkan.

“Saya hanya memberi nasihat. Tidak ada maksud melawan atau memperkeruh suasana,” ujar Jusuf Kalla.

Namun demikian, nada pernyataan Kalla sempat meninggi ketika menanggapi narasi yang menyeret namanya lebih jauh dalam polemik tersebut.

Ia menilai ada pihak-pihak yang keliru memahami posisinya, bahkan mengaitkan pernyataannya dengan upaya delegitimasi terhadap Presiden.

Dalam konteks itu, Jusuf Kalla juga mengingatkan kembali perannya dalam perjalanan politik Joko Widodo.

Ia secara tegas menyebut bahwa keberhasilan Jokowi menjadi presiden tidak lepas dari dinamika politik yang melibatkan banyak pihak, termasuk dirinya.

“Kasih tahu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya,” ujarnya dengan nada tegas, merujuk pada kontribusinya dalam kontestasi politik nasional sebelumnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved