Berita Nasional

Fakta Jumlah Reshuffle Kabinet Prabowo Setara dengan Era SBY Selama 2 Periode

kebijakan Prabowo untuk melakukan reshuffle selama 1,5 tahun pemerintahannya setara dengan perombakan di era Presiden ke-6 RI

|
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Presiden RI Prabowo Subianto memberikan atensi untuk membongkar kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Kepala Negara mendesak aparat agar kasus teror tersebut diusut tuntas, termasuk ke pihak yang menyuruh mereka. 

TRIBUN-MEDAN.com - Total Presiden Prabowo Subianto sudah melakukan 5 kali reshuffle atau perombakan kabinet.

Hal itu dilakukan selama Prabowo menjabat Presiden meski baru 1,5 tahun.

Prabowo terbaru melantik enam orang untuk mengemban jabatan baru.

Pelantikan itu dilalukan pada Senin (27/4/2026).

Mereka adalah Mohammad Jumhur Hidayat (Menteri Lingkungan Hidup), Hanif Faisol Nurofiq (Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan), Dudung Abdurachman (Kepala Staf Kepresidenan).

Lalu, ada Muhammad Qodari (Kepala Badan Komunikasi Pemerintah), Hasan Nasbi (Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi), dan Abdul Kadir Karding (Kepala Badan Karantina RI).

Sebelum reshuffle edisi kali ini, Prabowo terakhir melakukannya pada 8 Oktober 2025 lalu.

Saat itu, ia melantik sejumlah wakil menteri (wamen) dan staf khusus (stafsus).

Total ada empat orang yang dilantik.

Mereka adalah Akhmad Wiyagus (Wamendagri), Benyamin Paulus Octavianus (Wamenkes), Dirgayuza Setiawan (Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan), dan Agung Gumilar (Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis).

Adapun Prabowo pertama kali melakukan reshuffle pada 19 Februari 2025 atau saat kepemimpinannya baru berjalan empat bulan. Prabowo dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober 2024.

Kala itu Prabowo melantik lima pejabat, yakni Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Pencopotan Satryo oleh Prabowo itu dilakukan di tengah isu dugaan pemecatan sepihak terhadap ASN di Kemendiktisaintek oleh Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

Selanjutnya, Prabowo juga melantik Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Wakil BPKP, Agustina Arumsari.

Lalu, Ketua Umum Partai Gerindra itu turut mengangkat Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti serta wakilnya, yakni Sonny Harry Budiutomo.

Setara Era SBY 2 Periode

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved