Kecelakaan Bus ALS di Muratara

Penyebab Bus ALS Terbakar Hebat di Muratara, Ada Temuan Tabung Gas, Polisi Telusuri Dugaan Pemicunya

Rupanya polisi menemukan sejumlah barang tak lazim di dalam bangkai kendaraan.

Tayang:
Facebook
BUS KECELAKAAN MAUT -- Kondisi bus ALS yang mengalami kecelakaan lalu terbakar di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Dari informasi dihimpun, sebanyak 6 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini. (Facebook/Beni Fernades) 

TRIBUN-MEDAN.com - Bus ALS terbakar hebat hingga menewaskan 16 orang di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). 

Rupanya polisi menemukan sejumlah barang tak lazim di dalam bangkai kendaraan.

Kepolisian mengungkap adanya sepeda motor, tabung gas elpiji, hingga berbagai barang lain di bagasi bus yang diduga ikut memicu besarnya kobaran api dalam insiden tersebut.

Kapolres Muratara, AKBP Rendy Surya Aditama, menjelaskan bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL awalnya melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi.

Saat tiba di lokasi kejadian, bus yang dikemudikan sopir bernama Alif berusaha menghindari lubang di jalan.

“Mobil bus ALS yang dikemudikan Alif dan membawa penumpang berbelok ke kanan dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi, kemudian menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju Lubuk Linggau,” ujar Rendy, Kamis (7/5/2026).

Benturan keras tersebut memicu kebakaran hebat yang dengan cepat melahap kedua kendaraan.

KECELAKAAN MAUT- Bus ALS sudah dua kali mengalami kecelakaan maut sepanjang setahun terakhir. Tahun 2025 di tanggal 6 Mei, 12 penumpang tewas, dan 6 Mei 2026, 16 penumpang tewas.
KECELAKAAN MAUT- Bus ALS sudah dua kali mengalami kecelakaan maut sepanjang setahun terakhir. Tahun 2025 di tanggal 6 Mei, 12 penumpang tewas, dan 6 Mei 2026, 16 penumpang tewas. (ChatGPT)

Pengemudi serta penumpang truk tangki dan mayoritas penumpang bus dilaporkan meninggal dunia di lokasi dalam kondisi terbakar.

Selain faktor kondisi jalan, Ditlantas Polda Sumsel dan Satlantas Polres Muratara juga menemukan fakta mengejutkan terkait muatan bus.

Di dalam bangkai bus yang hangus terbakar, polisi menemukan sejumlah barang tak lazim, di antaranya tabung gas elpiji di bagasi sebelah kanan, dua unit sepeda motor (satu di dalam bus dan satu Suzuki Thunder yang terlempar), alat mesin motor, kursi kayu, serta tumpukan buah jeruk bali.

Kabid Labfor Polda Sumsel, Kombes Pol Witdiardi, mengatakan pihaknya telah mengambil sampel sisa kebakaran untuk diteliti lebih lanjut.

“Kami mengambil dua bungkus arang sisa kebakaran dari dalam bus dan satu botol cairan dari dalam truk tangki. Untuk dugaan awal sumber api dari tabung gas masih perlu pemeriksaan laboratoris,” jelasnya.

Hingga kini, penyelidikan penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

Pesan Terakhir Korban 

Pesan terakhir Zulham Efendi alias Maleh (42), kru bus ALS yang tewas dalam kecelakaan maut di Muratara, Sumatera Selatan, kini terus terngiang di telinga sang ayah, Gusti Pulungan (66).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved