Berita Viral

INI Jenis dan Berat Sapi yang Dibeli Prabowo untuk Kurban Idul Adha 2026, Tapi Belum Boleh Difoto

Peternak sapi Haji Koharudin mengungkapkan ciri-ciri sapi yang dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban di Hari Raya Idul Adha 2026. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN
SAPI KURBAN PRABOWO: Haji Koharudin (67) peternak asal Kebon Pedes yang sapinya dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto saat dijumpai di kediamannya, Jumat (22/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Peternak sapi Haji Koharudin mengungkapkan ciri-ciri sapi yang dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban di Hari Raya Idul Adha 2026

Sapi itu dibeli dari Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. 

Koharudin mengungkapkan Prabowo membeli sapi dengan jenis Simental Cross dengan bobot 1 ton 50 kilogram.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membeli Sapi jenis Simental Cross dari peternak di Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, dengan bobot 1 ton 50 kilogram.

Sapi ini dibeli untuk dikurbankan saat Idul Adha di Kayumanis Kota Bogor.

Penampakan sapi sampai saat ini masih dirahasikan dan tidak boleh ada orang yang mendokumentasikannya.

Ternyata sapi ini memiliki nama yang sudah diberikan oleh peternak.

Peternak sapi Haji Koharudin (67) mengatakan, sapi ini bernama Romi.

Romi sendiri dipilih sebab sapi ini lahir dibulan Ramadan tahun 2023.

“Namanya Romi. Romi itu lahir di bulan Ramadan tahun 2023. Jadi, saya kasih nama aja Romi,” kata Haji Koharudin kepada TribunnewsBogor.com di kediamannya, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: TIMNAS Indonesia Tak Tampil Skuat Utama di Piala AFF 2026, J Herdman Tantang Kualitas Pemain Lokal

Baca juga: Pria ini Tega Bunuh Adik Perempuannya yang Bersikeras Ingin Menikah dengan Kekasihnya, Ini Motifnya

Sapi ini dipelihara sejak kecil. Setiap hari ia diberi pakan secara normal oleh Koharudin.

Sapi terus berkembang hingga memiliki bobot 1 ton lebih.

Kemistri Koharudin dengan sapi miliknya ini sudah terjalin dengan baik.

Ia bisa memahami keinginan sapi.

“Ya, sebenernya sih kalau buat saya mah karena dia jenisnya hewan, kita manusia, artinya kalau memang chemistry ini mah ada. Tapi kalau perlakuan yang wajar paling dia digaroan (digaruk) pakai sisir sapi,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved