Makan Bergizi Gratis

Mensesneg Beber Alasan Dadan Dicopot, Termasuk Kualitas Menu MBG, Netizen Singgung 19 Ribu Sapi

Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, pencopotan Dadan Hindayana beserta 2 wakil kepala BGN, karena sejumlah alasan. 

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
IST/Tribunnewsbogor
DADAN HINDAYANA DICOPOT - Presiden Prabowo Subianto mendadak mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Kamis (2/6/2026) malam. 

Pencopotan Dadan membuat netizen menyinggung kembali kontroversi laporan 19 ribu ekor sapi yang dipotong setiap hari oleh SPPG.

Laporan itu disampaikan Dadan dalam sidang kabinet paripurna yang dipimpin langsung Presiden Prabowo di Istana Negara pada 15 Desember 2025 lalu.

Kala itu ia menyebut 19 ribu ekor sapi dipotong setiap hari untuk kebutuhan makan bergizi gratis. Mendengar laporan itu, Prabowo pun semringah.

Laporan Dadan juga membuat publik riuh. Tunggu punya tunggu, menu daging sapi di MBG ternyata sangat jarang diterima para siswa.

Bahkan tak sedikit siswa yang menyebutkan sekali dalam dua bulan pun belum tentu ada menu daging sapi.

Alih-alih menu daging sapi, makanan yang sudah basi atau tak layak masih terus mewarnai program MBG di berbagai daerah. 

Siswa dan guru yang mengalami keracunan makanan pun seolah jadi peristiwa "biasa" dalam program MBG ini.

Belakangan, Dadan mengklarifikasi tentang kebutuhan 19 ribu ekor sapi dipotong SPPG, setelah statement tersebut jadi meme dan cemoohan di medsos maupun percakapan masyarakat sehari-hari. 

Dadan menyebut angka itu hanya simulasi atau pengandaian perhitungan. Tidak menggambarkan kondisi riil harian di lapangan.

"Ini hanya pengandaian. Jadi, satu SPPG, kalau masak daging sapi maka butuh satu ekor. Kalau misalnya SPPG hari ini mau masak daging sapi. Kalau seluruh SPPG kita perintahkan nanti tanggal sekian kita mau masak sapi, itu tinggal dijumlahkan berapa jumlah SPPG kalikan satu ekor sapi," jelasnya pada akhir April 2026. (*/tribunmedan.com)

Sebagian artikel ini sudah tayang di Tribunnews.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved