Berita Nasional

Minta Kejagung Jelaskan Alasan Tak Periksa Nanik, Mahfud MD: Bisa Jadi Terlibat, Tapi Diselamatkan

Hanya tiga petinggi BGN tersebut yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, sementara Nanik tidak.

Tayang:
TRIBUN MEDAN
MBG - Mahfud MD meminta pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menjelaskan alasan Nanik S Deyang tidak diperiksa dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026. 

Setelah resmi dilantik, Nanik pun mengucapkan terima kasih dan berkomitmen akan menjalankan amanahnya dengan benar,

"Tentu ini satu amanah yang harus kita jalankan dengan baik, benar, tulus, ikhlas, dan jujur, karena ini program yang sangat bagus sekali, kita bertanggung jawab untuk bisa mencerdaskan anak-anak bangsa sekaligus bisa untuk menggerakan ekonomi bawah," ungkapnya, Senin, dikutip dari YouTube Kompas TV.

Sebagai langkah pertama, Nanik mengatakan dirinya akan fokus pada efisiensi anggaran MBG agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini.

"Tetapi dengan tidak mengubah target dari yang kita berikan gizi. Efisiensi ini kami lakukan yang pertama melalui moratorium."

"Moratorium ini bukan titik baru, tetapi juga dapur-dapur baru. Per hari ini jumlahnya titik dapur yang operasional berdasarkan virtual account itu 27.877, nah kita hentikan dulu di situ, kita akan tata," jelasnya.

Nanik juga memastikan bahwa anggaran MBG nanti akan diawasi ketat oleh Arumsari, Wakil Ketua BGN yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Di sini saya ditemani Ibu Arumsari yang sehari-hari akan memelototi saya dalam hal keuangan dengan teliti, dengan benar. Saya tidak akan mengambil keputusan apapun berkait pengeluaran duit bila Bu Sari tidak oke," tegasnya, Senin, dikutip dari YouTube Kompas TV.

Selain itu, Nanik mengatakan bahwa Trenggono juga akan membantunya dalam mengurus dapur-dapur MBG, terutama yang berada di wilayah yang belum terjangkau pembangunan.

"Di samping saya ada Pak Trenggono yang dia juga akan melindungi saya ikut nanti menggarap dapur-dapur di 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dan juga kawasan-kawasan yang belum teritorial, belum terbangun," paparnya.

Di akhir pernyataan, Nanik meminta agar publik memberikan dukungan kepadanya dan dua Wakil Kepala BGN lainnya yang baru dilantik dalam menjalankan tugas.

"Pokoknya dukung aku ya sama Bu Arum dan Pak Trenggono," ucapnya.

Artikel sudah tayang di Tribunnews

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved