Berita Nasional

SBY Buka Suara Dampak Kenaikan Harga BBM, Minta Prabowo Lindungi Rakyat

SBY pun meminta pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi rakyat dari dampak kenaikan harga BBM. 

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNNEWS
Prabowo mengunjungi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk meminta doa restu, di Cikeas. 

Menurut Firre, kelompok masyarakat kelas menengah menjadi lapisan yang paling terjepit akibat kebijakan ini.

Berbeda dengan kelompok miskin, kelas menengah harus menopang kenaikan biaya hidup secara mandiri tanpa tersentuh oleh bantuan sosial (bansos) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Di tengah pendapatan yang stagnan, bengkaknya biaya transportasi harian diproyeksikan mengikis ruang belanja non-esensial dan menekan konsumsi domestik," tambahnya.

4. Tekanan Operasional dan Ancaman PHK

Lebih lanjut, Firre menilai meskipun armada logistik besar menggunakan solar, jutaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penyedia jasa logistik skala ringan seperti kurir, ojek online, dan mobil boks kecil selama ini mengandalkan Pertamax.

Kenaikan mendadak ini langsung melonjakkan biaya operasional harian mereka.

"Jika tidak ada intervensi kebijakan yang memadai, tekanan biaya operasional ini berpotensi memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada kuartal III 2026," ungkapnya.

5. Efek Psikologis dan Ekspektasi Inflasi Lanjutan

Dampak kelima, Ferri menilai BBM sering kali bertindak sebagai jangkar psikologis bagi harga-harga komoditas.

Pengumuman kenaikan harga ini memicu ekspektasi inflasi.

"Para pedagang pasar dan penyedia jasa cenderung ikut menaikkan harga sebagai langkah antisipasi, bahkan sebelum dampak biaya transportasi riil terjadi."

"Akibatnya, harga pangan dan kebutuhan pokok lainnya berpotensi ikut terkerek naik," ungkapnya.

(tribun-medan.com)

Sumber: kompas.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved