Demo Mahasiswa
Pasukan TNI Ikut Blokade Mahasiswa BEM UI Menuju Bundaran HI
Kehadiran pasukan TNI AD dalam unjuk rasa mahasiswa di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat memicu sejumlah pertanyaan.
TRIBUN-MEDAN.com - Gerakan Reformasi Jilid II terus bergema di tengah aksi mahasiswa turun ke jalan untuk memprotes berbagai kebijakan pemerintah.
Aksi massa mahasiswa dilatari kenaikan harga BBM hingga program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.
Kehadiran pasukan TNI Angkatan Darat dalam unjuk rasa mahasiswa di sekitar Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat memicu sejumlah pertanyaan.
Massa mengaku kaget saat mendapati ada banyak tentara yang ikut berjaga di titik aksi, Jumat (12/6/2026) sore.
Salah satu peserta aksi, Gifar (20), mengaku baru kali ini melihat adanya banyak personel TNI AD yang ikut berjaga.
"Selama ini saya ikut aksi, biasanya cuma polisi. Ini sampai di sini banyak banget, malah kayaknya banyakan tentara daripada polisinya, ngapain coba mereka?" kata Gifar, Jumat.
Menurut Gifar kehadiran personel militer dalam aksi unjuk rasa merupakan kejanggalan yang patut dipertanyakan.
Pasalnya, menurut dia, tak ada regulasi yang menjelaskan bahwa tugas pokok TNI adalah menjaga demonstrasi masyarakat sipil.
"Kalau kita lihat bahkan dari RUU TNI sendiri setahu saya tidak ada tupoksi mereka itu jagain demo. Mereka itu fungsinya pertahanan, bukan keamanan," ucapnya.
"Kaget juga saya, biasanya kalaupun ada paling berapa sih, ini malah mereka yang dominan," sambung dia.
Senada, Dugi (21) massa aksi lainnya, khawatir keberadaan tentara di titik aksi adalah bentuk intimidasi kepada masyarakat yang hendak menyampaikan pendapat.
"Saya melihatnya jadi seperti intimidasi. Kita mau ditakut-takutin bahwasannya hari ini tidak hanya polisi tetapi juga tentara turun langsung," ujar Dugi.
Dugi juga sempat beranggapan bahwa keberadaan TNI disebabkan pemilihan titik aksi yang berada di objek vital Jakarta, yaitu Bundaran HI.
Namun, ia tetap merasa tanggung jawab dan tugas pengamanan unjuk rasa adalah bagian dari pekerjaan polisi, bukan TNI AD.
Ia menegaskan bahwa para pasukan militer Indonesia seharusnya befokus pada tugas-tugas pertahanan negara di tengah konflik global.
| Ratusan Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Ikut Demo, Wakil Ketua BEM UI vs Kapolres Debat soal Blokade |
|
|---|
| Mahasiswa Tembus Blokade Polisi di Semanggi, Long March dan Lantunkan Buruh Tani Menuju Bundaran HI |
|
|---|
| Polisi Cegat Bus Mahasiswa UI yang Hendak Demo di Bundaran HI, Diarahkan ke Gedung DPR RI |
|
|---|
| Ribuan Mahasiswa UI Mulai Bergerak Gelar Aksi ‘Menuju Indonesia Bangkrut’, BEM UPNVJ juga Demo |
|
|---|
| Muncul Hoaks Mahasiswa Batal Gelar Demo, BEM UI Pastikan Turun ke Jalan, Reformasi Jilid II Bergema |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pasukan-TNI-ikut-blokade-mahasiswa-demo.jpg)