Berita Viral
Respons Wapres Gibran Tuntutan Mahasiswa soal MBG, Militerisme hingga Harga BBM
Respons Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menanggapi unjuk rasa mahasiswa yang berunjukrasa
TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah respons Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menanggapi mahasiswa yang berunjukrasa di Patung Kuda, Jakarta, Senin, (15/6/2026).
Sebelumnya, aksi demo mahasiswa juga berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (12/6/2026).
Di antara tuntutan dalam aksi ini yakni, Menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Hentikan militerisme di ranah sipil, Turunkan harga BBM, Evaluasi kepemimpinan: Mendesak Presiden berhenti mengelak dan mengakui kesalahan
Baca juga: Mengingat Sosok Eddy Tansil, Buronan Paling Dicari hingga Sudah 30 Tahun Tak Tertangkap
Gibran bertemu dengan 15 perwakilan mahasiswa yang berunjukrasa di Patung Kuda, Jakarta, Senin, (15/6/2026).
Pertemuan berlangsung secara tertutup di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.
Dalam pertemuan tersennut Wapres menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan berbagai program dan kebijakan nasional dengan membuka ruang dialog serta menyerap aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan mahasiswa.
“Yang sudah kita capai sekarang, apa yang sudah dibangun itu yang kita rawat bersama. Saya sadar masih banyak minus-minusnya, kekurangannya banyak, ya ini yang harus kita perbaiki bersama,” tutur Gibran dikutip dari Sekretariat Wakil Presiden.
Para mahasiswa yang sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda tersebut berasal dari Universitas Bung Karno dan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta.
Mereka menyampaikan berbagai aspirasi dan hasil kajian terkait sejumlah isu nasional, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, pendidikan, revisi regulasi, hingga pembangunan di wilayah tertinggal.
Mengawali dialog, Wapres menyampaikan apresiasinya atas berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa.
“Makanya ini saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan,” ujar Wapres.
Wapres menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan selama disampaikan secara tertib dan konstruktif. Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengawal berbagai kebijakan pemerintah.
“Saya senang mahasiswa kritis ikut mengevaluasi, ikut memberikan saran,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dan diteruskan kepada pimpinan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ini-Tawaran-Gibran-Rakabuming-yang-Ditolak-Mahasiswa-Pilih-Keluar-Istana-Enggan-Ada-Persepsi-Buruk.jpg)