Selasa, 11 Agustus 2026

Berita Viral

Terduga Penipuan, Kepala Puskesmas Julita Damanik Tak Dikenal Bupati, Kini Diperiksa Inspektorat

Plt Kepala Puskesmas Buntu Turunan, mendadak mencuat ke publik setelah dirinya diperiksa oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Simalungun

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Sosok Julita Damanik mendadak menjadi sorotan publik, Selasa (16/6/2026). Ia merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumut. 

Ringkasan Berita:
  • Dugaan Penipuan Jabatan di Simalungun: Julita Damanik Jadi Sorotan.
  • Roganda Sihombing: “Sedang berproses ya.”
  • Akbar Siregar: “Kejahatan ini diduga adalah pribadi dia sendiri.”
  • TG (suami korban): “Kami sempat minta uang kembali, namun tak ada itikad baik darinya.”

 

TRIBUN-MEDAN.com – Nama Julita Damanik, Plt Kepala Puskesmas Buntu Turunan, mendadak mencuat ke publik setelah dirinya diperiksa oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Simalungun, Rabu (17/6/2026).

Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan penipuan jabatan dengan tarif Rp 60 juta kepada sesama ASN.

Pemeriksaan Inspektorat
Inspektur Kabupaten Simalungun, Roganda Sihombing, menegaskan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Sedang berproses ya,” kata Roganda, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: Inspektorat Simalungun Periksa Julita Damanik Kasus Penipuan Jabatan Kepala Puskesmas Rp 60 Juta

Selain Julita, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Elyanto Purba juga ikut dimintai keterangan.

Nama Elyanto disebut-sebut dipakai Julita untuk meyakinkan korban agar percaya dengan janji jabatan.

Berdasarkan informasi, korban berinisial DP, ASN yang baru mutasi ke Pemkab Simalungun pada 2024, dijanjikan posisi kepala puskesmas dengan setoran Rp 60 juta.

Julita Damanik mengaku dekat dengan sejumlah pejabat, bahkan menyeret nama Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih.

Jumlah puskesmas di Kabupaten Simalungun sendiri mencapai 44 unit yang tersebar di 32 kecamatan, sehingga jabatan kepala puskesmas dianggap strategis.

Baca juga: NASIB Julita Damanik Usai Tipu Sesama ASN Rp60 Juta, Bupati Bereaksi Namanya Dicatut, Kini Diperiksa

DICATUT - Kolase foto Bupati Simalungun dan Julita Damanik.
DICATUT - Kolase foto Bupati Simalungun dan Julita Damanik. (IST/Pemkab Simalungun/HO)

Bantahan Bupati

Terpisah, Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, membantah keras keterlibatan dirinya.

“Pak Bupati bahkan menanyakan balik status si Julita ini PNS atau bukan? Kok bawa-bawa nama saya. Saya heran, kok ASN bawa nama saya,” ujar Akbar Siregar, Plt Kepala Dinas Kominfo, menirukan tanggapan Bupati.

Akbar menegaskan bahwa dugaan penipuan ini murni dilakukan pribadi Julita, tanpa sepengetahuan pimpinan daerah.

Kesaksian Korban

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
  • Ikuti kami di

    Berita Terkini

    © 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved