Pakpak Bharat
Forum Perangkat Daerah Penyusunan RKPAD Pakpak Bharat 2027
Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka Penyusunan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPAD) Tahun 2027.
TRIBUN-MEDAN.Com, PAKPAK BHARAT – Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Sekretaris Daerah Jalan Berutu, S.Pd, MM, atas nama Bupati Franc Bernhard Tumanggor, resmi membuka Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka Penyusunan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPAD) Tahun 2027, Senin (16/3).
Acara ini berlangsung di Aula Bappelitbangda Pakpak Bharat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD, instansi vertikal, tokoh masyarakat, Forum Anak, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Forum ini digelar sebagai wadah untuk menghimpun masukan dalam penajaman target kinerja, program, kegiatan, lokasi, dan kelompok sasaran.
Semua itu menjadi bagian dari proses penyusunan Rancangan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027.
Dengan demikian, forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan visi besar Kabupaten Pakpak Bharat.
Visi Pembangunan 2025–2029
Dalam sambutannya, Sekda Jalan Berutu menegaskan bahwa Tahun 2027 merupakan tahun ketiga dari periode perencanaan 2025–2029.
Visi yang diusung adalah “mempercepat pembangunan berkelanjutan menuju Pakpak Bharat sejahtera, maju, dan berdaya saing.”
Visi ini menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan infrastruktur, dengan tetap menjaga keberlanjutan.
Capaian Makro 2026
Sekda Jalan Berutu juga menguraikan sejumlah capaian indikator makro pembangunan yang telah diraih hingga tahun 2026.
Beberapa pencapaian penting antara lain:
1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM): meningkat 1,59 poin dari 72,30 (2024) menjadi 73,89 (2025).
2. Tingkat Kemiskinan: turun dari 6,87 persen (2024) menjadi 6,40 persen (2025).
3. Pertumbuhan Ekonomi: tertinggi di Sumatera Utara dengan angka 5,47 persen, naik dari 5,02 persen (2024).
4. Pendapatan Per Kapita: meningkat dari Rp30,58 juta (2024) menjadi Rp32,69 juta (2025).
5. Tingkat Pengangguran Terbuka: menurun dari 0,97 persen (2024) menjadi 0,91 persen (2025).
6. Skor Pola Pangan Harapan: naik dari 85,70 (2024) menjadi 88,28 (2025).
7. Pertumbuhan PDRB Sektor Industri Pengolahan: melonjak dari stagnan 0,18 persen menjadi 7,22 persen.
8. Pertumbuhan PDRB Sektor Perdagangan: meningkat dari 7,90 persen (2024) menjadi 9,47 persen (2025).
9. Infrastruktur Jalan: peningkatan konektivitas melalui pembangunan jalan Kuta Jungak–batas Dairi, dengan harapan konektivitas ke Humbang Hasundutan dan Aceh segera terealisasi.
Capaian ini menunjukkan adanya pergeseran positif dalam struktur ekonomi daerah, terutama dengan bangkitnya sektor industri pengolahan yang sebelumnya stagnan.
Pandangan DPRD
Ketua DPRD Pakpak Bharat, Elson Angkat, SS, yang turut hadir, menekankan peran pemerintah sebagai solusi atas setiap permasalahan masyarakat.
“Kalau masalah ada maka solusinya ada dari Pemerintah. Itulah fungsinya Pemerintah hadir di tengah masyarakat, bahkan dalam situasi anggaran yang serba terbatas,” ujarnya.
Forum ini juga menghadirkan Anton Sihaloho, S.Sos, M.Si, seorang Perencana Ahli Madya dari BAPPERIDA Provinsi Sumatera Utara, sebagai narasumber.
Kehadiran berbagai pihak menegaskan bahwa proses perencanaan pembangunan tidak hanya bersifat teknokratis, tetapi juga partisipatif, melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lintas sektor.
Forum Perangkat Daerah Penyusunan RKPAD 2027 menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat.
Dengan capaian makro yang sudah menunjukkan tren positif, tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat sektor unggulan, dan memperluas konektivitas antarwilayah.
Visi 2025–2029 yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan akan menjadi panduan utama, sementara partisipasi masyarakat dan DPRD memastikan bahwa pembangunan benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: Imelda Barus, Finalis Bintang Sobat SMP 2025 dari Pakpak Bharat, Kini Narasumber Sosialisasi 2026
| Rapat Evaluasi Tim Penggerak PKK Pakpak Bharat, Dipimpin Ny Juniatry Franc Bernhard Tumanggor |
|
|---|
| Upaya Konservasi dan Potensi Ekonomi di Pakpak Bharat |
|
|---|
| MTQ Siempat Rube: Merajut Harmoni Lewat Kalam Ilahi |
|
|---|
| MTQ Kecamatan Kerajaan 2026: Ajang Amal dan Pencetak Generasi Qur’ani |
|
|---|
| Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Assisi Simervara: Simbol Kebersamaan dan Iman yang Diperbarui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rapat-koordinasi-forum-perangkat-daerah-untuk-RKPD.jpg)