Pakpak Bharat
MTQ Siempat Rube: Merajut Harmoni Lewat Kalam Ilahi
Kecamatan Siempat Rube kembali menorehkan catatan penting dalam perjalanan spiritual dan sosial masyarakatnya.
TRIBUN-MEDAN.COM - Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, kembali menorehkan catatan penting dalam perjalanan spiritual dan sosial masyarakatnya.
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Aula Kantor Camat Siempat Rube, Kamis (7/5/2026), bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan sebuah peristiwa budaya dan religius yang menggema hingga ke pelosok desa.
Dengan mengusung tema “Mewujudkan generasi Qur’an yang cerdas, berakhlakul karimah, serta toleransi dalam kehidupan menuju Kecamatan Siempat Rube yang Bersinar (bersih, sehat, indah, aman, religius)”, MTQ ini mencerminkan cita-cita besar masyarakat: membangun wilayah yang harmonis, religius, indah, dan cerdas. Tema tersebut bukan hanya slogan, melainkan arah pembangunan moral dan sosial yang ingin dicapai bersama.
Dalam sambutannya, Camat Siempat Rube, Charles Tumanggor, S.Si, MM, menegaskan bahwa MTQ adalah wadah untuk menyalakan pesan toleransi, kedamaian, dan persaudaraan.
“Selamat bermusabaqah,” ucapnya, sembari mengingatkan bahwa kegiatan ini adalah momentum untuk memperkuat iman sekaligus memperindah kehidupan bermasyarakat.
MTQ kali ini diikuti oleh seluruh kafilah dari setiap desa di Kecamatan Siempat Rube.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya melihat MTQ sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan generasi muda agar lahir qori dan qoriah terbaik.
Dari kecamatan yang dikenal sebagai penghasil kopi dan nenas ini, diharapkan tumbuh bibit unggul yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional.
Siempat Rube: Subur, Indah, dan Religius
Siempat Rube digambarkan sebagai wilayah yang beriman, indah, subur, dan cerdas. MTQ menjadi refleksi nyata dari karakter tersebut: religiusitas yang berpadu dengan keindahan alam, kesuburan tanah, dan kecerdasan masyarakatnya.
Kehidupan sehari-hari yang penuh toleransi dan persaudaraan semakin diperkuat dengan lantunan ayat-ayat suci yang bergema di aula kecamatan.
MTQ ini bukan hanya tentang siapa yang terbaik dalam melantunkan ayat Al-Qur’an. Lebih jauh, ia adalah sarana untuk menanamkan nilai-nilai luhur, memperkuat identitas daerah, dan membangun generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan zaman.
Dengan semangat ini, Siempat Rube menegaskan dirinya sebagai kecamatan yang bersinar — bersih, sehat, indah, aman, dan religius.
(*/Tribun-medan.com)
| MTQ Kecamatan Kerajaan 2026: Ajang Amal dan Pencetak Generasi Qur’ani |
|
|---|
| Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Assisi Simervara: Simbol Kebersamaan dan Iman yang Diperbarui |
|
|---|
| Seminar Parenting Day SMP N 1 Salak: Sinergi Sekolah dan Orang Tua |
|
|---|
| Bupati Franc ke Kementerian Pertanian: Dorong Hilirisasi Gambir dan Ketahanan Pangan Pakpak Bharat |
|
|---|
| Tim Supervisi TP PKK Sumut Kunjungi Pakpak Bharat: Momentum Penguatan Gerakan PKK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/MTQ-Siempat-Rube-Kabupaten-Pakpak-Bharat.jpg)