PDI Perjuangan Sumut

Pengungsi Longsor Lobu Pining Taput Berterimakasih ke PDIP Sumut, Titip Harapan ke Rapidin Simbolon

Di Dolok Nauli, 37 rumah tercatat terdampak. Sebagian terseret arus deras hingga lenyap tanpa jejak, sebagian lain roboh perlahan

Tayang:
Editor: Arjuna Bakkara
Tribunnews.com/Arjuna Bakkara
Dornanto Lumban Tobing menunjukkan lokasi rumahnya yang hilang terseret longsor di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara, Selasa (2/11/2025). Dalam kesempatan itu, Dornanto menyampaikan terima kasih atas bantuan dan perhatian PDIP Sumut. 

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPUT-Usai menemui dan menyerahkan bantuan gotong royong DPD PDI Perjuangan Sumut di Desa Sibalanga Desa Pagaran Lambung, Selasa (2/12/2025), Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs Rapidin Simbolon, MM, bergeser ke Desa Dolok Nauli, Lobu Pining, yang masih berada di Kecamatan Adian Koting.

Rombongan DPD PDIP Sumut mendrop bantuan logistik kepada para pengungsi longsor di Sibalanga, Selasa (2/12/2025). Bantuan diserahkan langsung kepada warga untuk memenuhi kebutuhan darurat pascabencana.
Rombongan DPD PDIP Sumut mendrop bantuan logistik kepada para pengungsi longsor di Sibalanga, Selasa (2/12/2025). Bantuan diserahkan langsung kepada warga untuk memenuhi kebutuhan darurat pascabencana. (Tribunnews.com)

Bantuan yang dibawa hari itu merupakan bagian dari gelombang bantuan gotong royong DPD PDIP Sumut, sebagian dari 15 ton bantuan yang sebelumnya disalurkan ke daerah terdampak lain, termasuk Tapanuli Tengah dan Sibolga.

Baca Selanjutnya: Bawa bantuan dpd pdip sumut terjebak macet antrean spbu kosong rapidin pengungsi ikut tersandera

Jalan menuju desa itu dipenuhi lumpur yang mengering, menyisakan guratan aliran air yang beberapa hari lalu berubah menjadi banjir bandang. 

Di Dolok Nauli, 37 rumah tercatat terdampak. Sebagian terseret arus deras hingga lenyap tanpa jejak, sebagian lain roboh perlahan ketika tanah di bawahnya merosot.

“Kurang lebih ada 37 rumah terdampak bencana, ada yang sampai tertimbun longsoran tanah dan ada yang hanyut,” ujar Dornanto Lumban Tobing, satu diantara warga yang kehilangan rumah.

Baca Selanjutnya: Rapidin serahkan bantuan gotong royong pdip sumut dan dengar keluhan pengungsi longsor adiankoting

Tak ada korban jiwa di desa ini, namun kerusakan yang tertinggal tak kalah muram. Petak-petak sawah yang biasanya hijau berubah menjadi hamparan cokelat kusam; padi, pematang, hingga aliran irigasi hilang disapu arus.

Beberapa warga hanya bisa berdiri memandangi puing yang dulu mereka sebut rumah, berharap masih ada barang yang dapat diselamatkan. Sekitar 150 warga kini mengungsi di ruang kantor desa setempat, menunggu situasi membaik.

Rapidin memberi bantuan ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan dan harapan dalam kunjungannya membawa bantuan gotong royong DPD PDI Perjuangan Sumut di Desa Sibalanga, Adian Koting, Taput, Selasa (2/12/2025).
Rapidin memberi bantuan ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan dan harapan dalam kunjungannya membawa bantuan gotong royong DPD PDI Perjuangan Sumut di Desa Sibalanga, Adian Koting, Taput, Selasa (2/12/2025). (Tribunnews.com)

Tobing mengapresiasi kedatangan Rapidin Simbolon dan bantuan gotong royong PDIP Sumut.

“Kami sangat berterima kasih kepada PDIP, terutama kepada Bapak Rapidin Simbolon. Semoga beliau sehat selalu bersama keluarga. Kami terharu dan salut kepada PDIP, semoga semakin jaya PDI Perjuangan bersama rakyat seperti kami ini,” ujarnya.

Ketua DPD PDIP Sumut Drs Rapidin Simbolon MM menyusuri rumah-rumah warga yang hancur tertimbun longsor di Desa Sibalanga, sela-sela membawa bantuan gotong royong DPD PDIP Sumut, Selasa (2/12/2025). Ia memastikan pendataan kerusakan dilakukan cepat untuk menentukan langkah pemulihan.
Ketua DPD PDIP Sumut Drs Rapidin Simbolon MM menyusuri rumah-rumah warga yang hancur tertimbun longsor di Desa Sibalanga, sela-sela membawa bantuan gotong royong DPD PDIP Sumut, Selasa (2/12/2025). Ia memastikan pendataan kerusakan dilakukan cepat untuk menentukan langkah pemulihan. (Tribunnews.com/Arjuna Bakkara)

Ke depan, Tobing berharap suara mereka sampai ke pemerintah, pusat maupun daerah, agar pemulihan desa dan rumah-rumah yang hilang dapat segera diupayakan.

“Sawah kami sudah hilang, rumah kami sudah tidak ada. Kami berharap besar kepada Bapak Rapidin Simbolon,” katanya.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved