PDI Perjuangan Sumut

Hari Lahir Pancasila, Ketua PDIP Sumut Dampingi Komarudin Watubun Buka Soekarno Cup U-17 di Sergai

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup U-17 2026, Komarudin Watubun Buka Sukarno cup

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/Arjuna Bakkara
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup U-17 2026, Komarudin Watubun, didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon dan Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, berfoto bersama para pemain peserta Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumut 2026 di Lapangan PT Fajar Agung, Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, Serdang Bedagai, Senin (1/6/2026). Turnamen yang diikuti delapan tim dari berbagai daerah di Sumut itu menjadi ajang seleksi menuju Soekarno Cup U-17 tingkat nasional di Jawa Timur. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SERDANG BEDAGAI-Lapangan sepak bola PT Fajar Agung di Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (1/6/2026), menjadi titik awal perjalanan para pesepak bola muda Sumatera Utara menuju panggung nasional.

Di lapangan itu, Turnamen Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumatera Utara 2026 resmi dibuka oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun didampingi Ketua DPD PDIP Sumut Drs Rapidin Simbolon MM.

Pembukaan ditandai dengan tendangan pertama yang dilakukan Komarudin di hadapan ratusan penonton, para pemain, ofisial tim, serta sejumlah tokoh yang hadir, termasuk Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon dan Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya.

Namun, lebih dari sekadar pertandingan sepak bola usia muda, Soekarno Cup diproyeksikan sebagai ruang pembinaan karakter sekaligus jalur pencarian bibit-bibit terbaik yang akan mewakili Sumatera Utara pada Soekarno Cup U-17 tingkat nasional di Jawa Timur pada Agustus 2026 mendatang.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup U-17 2026, Komarudin Watubun melakukan tendangan pertama sebagai tanda dibukanya Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumatera Utara 2026 di Lapangan PT Fajar Agung, Serdang Bedagai, Senin (1/6/2026). Momen pembukaan turnamen tersebut disaksikan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon dan para peserta yang akan memperebutkan tiket mewakili Sumatera Utara ke tingkat nasional.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup U-17 2026, Komarudin Watubun melakukan tendangan pertama sebagai tanda dibukanya Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumatera Utara 2026 di Lapangan PT Fajar Agung, Serdang Bedagai, Senin (1/6/2026). Momen pembukaan turnamen tersebut disaksikan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon dan para peserta yang akan memperebutkan tiket mewakili Sumatera Utara ke tingkat nasional. (TRIBUN MEDAN)

Komarudin mengatakan, turnamen ini merupakan bagian dari proses seleksi untuk menentukan tim terbaik dari Sumatera Utara. Tim juara nantinya akan membawa nama daerah dalam kompetisi nasional yang mempertemukan wakil-wakil dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Pertandingan ini menjadi bagian dari seleksi untuk mewakili Sumatera Utara pada Soekarno Cup tingkat nasional di Jawa Timur,” ujar Komarudin.

Bagi Komarudin, nilai utama yang ingin dibangun melalui Soekarno Cup tidak berhenti pada hasil pertandingan. Sepak bola, menurut dia, merupakan sarana membentuk generasi muda yang memiliki disiplin, semangat juang, dan karakter kebangsaan yang kuat.

Ia menilai pembinaan karakter menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa. Karena itu, kompetisi harus dipandang sebagai proses pendidikan yang mengajarkan kerja keras, sportivitas, dan tanggung jawab.

“Yang paling penting adalah membangun karakter generasi muda yang kuat, berjiwa pejuang, dan mencintai bangsanya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Komarudin juga mengingatkan kembali hubungan erat Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dengan dunia sepak bola. Menurutnya, Bung Karno memandang olahraga sebagai bagian dari pembangunan martabat bangsa.

Ia mencontohkan bagaimana Indonesia telah memiliki stadion megah yang kini dikenal sebagai Gelora Bung Karno sejak awal kemerdekaan. Di era itu pula, Indonesia pernah mencatat sejarah tampil di ajang sepak bola dunia.

“Bung Karno sangat mencintai sepak bola. Beliau melihat olahraga sebagai alat pemersatu bangsa dan sarana menunjukkan harga diri Indonesia di mata dunia,” ujar Komarudin.

Karena itu, Soekarno Cup diharapkan tidak hanya melahirkan juara turnamen, tetapi juga membuka jalan bagi munculnya pemain-pemain muda berbakat yang kelak dapat memperkuat tim nasional Indonesia.

“Kita berharap dari kompetisi ini lahir pemain-pemain yang suatu hari nanti bisa membela Merah Putih dan mengharumkan nama Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada para pemain muda yang berlaga dalam turnamen tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved