Ramadan 2026

Jadwal Ramadhan Fair ke-XX Medan dan Harmoni Imlek 2026, Berikut Lokasinya

Ramadhan Fair ke-XX dan Harmoni Imlek 2026 dipastikan dikemas lebih matang, lebih hangat, dan lebih berdampak bagi masyarakat.

Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Dedy Kurniawan
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap memimpin rapat persiapan Ramadhan Fair XX dan Harmoni Imlek 2026. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN –  Datangnya bulan suci Ramadan, denyut persiapan di beberapa titik mulai memberi getaran nuansa religius.

Pemerintah Kota Medan tak ingin dua agenda besar tahun ini sekadar menjadi seremoni tahunan.

Ramadhan Fair ke-XX dan Harmoni Imlek 2026 dipastikan dikemas lebih matang, lebih hangat, dan lebih berdampak bagi masyarakat.

Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap. 

Dia mengingatkan seluruh jajaran agar dua perhelatan tersebut benar-benar memberi manfaat nyata, khususnya bagi pelaku UMKM dan warga Kota Medan.

Ramadhan Fair ke-XX akan digelar mulai 25 Februari hingga 16 Maret 2026 di Taman Sri Deli, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Medan Kota. Sementara Harmoni Imlek 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 Februari 2026 di kawasan Jalan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, tepat di depan kantor Lonsum.

Menurut Zakiyuddin, Ramadhan Fair tahun ini harus tampil lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi konsep, kenyamanan pengunjung hingga kualitas tenant.

“Jangan sampai minat masyarakat menurun karena tarif parkir yang mahal serta harga makanan tenant yang tidak terjangkau. Ini harus diatur dengan baik agar masyarakat nyaman berkunjung,” tegasnya.

Ia juga meminta proses seleksi tenant dilakukan secara ketat, dengan mengutamakan kualitas rasa dan kelayakan produk.

Bagi Zakiyuddin, kuliner yang enak dan layak menjadi daya tarik utama yang akan membuat masyarakat betah datang bersama keluarga.

Tak hanya soal kuliner dan bazar, nuansa religi pun harus semakin kuat. Zakiyuddin berharap qori-qori terbaik Kota Medan dilibatkan agar gaung Ramadhan Fair semakin terasa.

“Ramadan itu momentum spiritual. Suasananya harus hidup, syiar Islamnya terasa, tapi tetap ramah dan menyenangkan,” ujarnya.

Ramadhan Fair ke-XX nantinya akan menghadirkan stand bazar kuliner UMKM serta bazar kriya dari 21 kecamatan. Karya-karya terbaik akan memperebutkan Piala Ketua Dekranasda Kota Medan. 

Selain itu, beragam kegiatan religi dan sosial turut memeriahkan, mulai dari peringatan Nuzulul Qur’an dengan penceramah kondang, tausiah Ramadan, buka puasa bersama anak yatim dan dhuafa, hingga kompetisi Pildacil, Tahfidz surat pendek, lomba adzan serta hiburan religi.

Di sisi lain, Harmoni Imlek 2026 juga disiapkan dengan sentuhan inklusif. Karena bertepatan dengan bulan Ramadan, waktu pelaksanaan disesuaikan dan akan dimulai usai salat tarawih, pukul 21.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini akan digelar bersamaan dengan Car Free Night (CFN) yang rutin dilaksanakan setiap akhir pekan. Jalan Kesawan pun diproyeksikan kembali menjadi ruang temu yang hangat bagi warga lintas suku dan agama.

Oriental Dance, Barongsai Performance, Kecapi Performance, bazar kuliner dan kriya, hingga pembagian kue bakul akan meramaikan malam tersebut.

Zakiyuddin berharap Harmoni Imlek tidak berhenti sebagai seremoni budaya semata, melainkan menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan.

“Medan ini kota yang majemuk. Ramadan dan Imlek bisa berjalan berdampingan. Inilah wajah Medan yang sesungguhnya—rukun, hangat, dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.

(Dyk/Tribun-Medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved