Berita Seleb

Muncul Pengakuan Eks ART Denada, Buka Suara Soal Isu Telantarkan Anak, Ternyata Pernah Ketemu Ressa

ART Denada ini bernama Sopiah. Ia buka suara soal sosok Ressa Rizky Rossano.

HO/Tribun-medan.com/Instagram/@denadaindonesia
DENADA DIGUGAT ANAK - Ressa Rizky Rossano yang mengaku anak Denada. 

"Panggilan sidang sebenarnya sudah dilakukan tiga kali. Namun, yang sampai ke Mbak Denada hanya satu kali. Setelah itu, Mbak Denada menunjuk saya sebagai kuasa hukumnya, itupun panggilannya tanpa disertai surat gugatan," papar Iqbal, dikutip dari TribunJatim-Timur, Jumat.  

Alhasil, pihak Denada baru mengetahui isi gugatan setelah mediasi dilakukan. 
 
Sebagai informasi, perkara ini bermula ketika Ressa Rizky Rossano mengajukan gugatan perdata ke PN Banyuwangi terhadap Denada.

Ressa mengklaim dirinya sebagai anak kandung yang dititipkan Denada kepada keluarga di Banyuwangi sejak bayi, namun tidak diakui dan tidak dinafkahi selama 24 tahun. 

Dalam gugatannya, Ressa menuntut ganti rugi materiil senilai miliaran rupiah sebagai kompensasi atas biaya hidup dan pendidikan yang disebut tidak dipenuhi selama puluhan tahun.

Duduk Perkara

Sebelumnya, Ressa mengklaim sebagai anak kandung Denada yang lahir pada 2002, saat sang penyanyi masih duduk di bangku SMA.

Gugatan yang terdaftar dengan nomor perkara 288/Pdt.G/2025/PN.Byw di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi ini menuntut ganti rugi materiil sebesar Rp 7 miliar atas dugaan perbuatan melawan hukum berupa penelantaran anak.

Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, menjelaskan bahwa nilai gugatan Rp 7 miliar tersebut merupakan hasil penghitungan akumulasi biaya hidup kliennya sejak lahir hingga dewasa.

"Itu berdasarkan penghitungan akumulasi biaya sejak Ressa kecil hingga usia remaja. Mulai biaya pendidikan dari SD sampai SMA, uang saku, biaya hidup, dan lain-lain," ujar Firdaus.

Ressa mengaku selama 24 tahun hidupnya tidak pernah mendapatkan nafkah langsung maupun pengakuan hak-hak sebagai anak dari Denada.

Dititipkan Demi Meniti Karir

Berdasarkan keterangan pihak penggugat, Ressa lahir pada tahun 2002.

Saat masih bayi, diduga Ressa dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi untuk dititipkan kepada kerabat neneknya, mendiang Emilia Contessa, agar tidak mengganggu karier Denada yang saat itu sedang menanjak.

Sejak itu, Ressa dibesarkan oleh bibi Denada di Banyuwangi. Kebutuhan hidupnya selama ini dipenuhi oleh neneknya.

Setelah Emilia Contessa wafat, kondisi ekonomi keluarga memburuk.

Ressa terpaksa putus kuliah dan kini bekerja sebagai penjaga Warung Madura yang beroperasi 24 jam.

Firdaus menambahkan bahwa di lingkungan keluarga besar, status Ressa sebagai anak Denada sebenarnya bukan rahasia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved