Berita Viral

BEGINI Reaksi Denada saat Pertama Kali Bertemu dengan Ressa Rizky: Pelukan hingga Tangis Haru Pecah

Pertemuan tersebut bertepatan dengan momen buka puasa di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (19/3/2026) lalu

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/Instagram/denadaindonesia
Momen haru terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri ketika penyanyi Denada Tambunan akhirnya bertemu langsung dengan putranya, Ressa Rizky Rossano, setelah terpisah selama 24 tahun. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (19/3/2026) itu menjadi sorotan publik, mengingat keduanya sebelumnya sempat terlibat polemik terkait pengakuan hubungan ibu dan anak.  (Instagram/denadaindonesia) 

"Ada hal-hal yang terjadi dalam hidup aku yang cukup berat dan menyisakan trauma secara mental," ujar Denada. 

Ia merasa bersalah karena tidak mampu memberikan situasi keluarga yang ideal—ada ayah dan ibu dalam satu atap—untuk putranya yang baru lahir.

"Beban mental bahwa tanggung jawabku kepada dia, bahwa dia akan tumbuh besar tidak di dalam gambaran keluarga yang utuh... yang terbaik seharusnya kan buat seorang anak tumbuh ada Bapak, ada Ibu, di dalam satu rumah tangga," ungkap Denada dengan suara bergetar.
  
Denada mengaku mencemaskan masa depan Ressa, terutama saat sang anak mulai masuk sekolah dan harus menghadapi pertanyaan dari lingkungan sosial mengenai sosok ayahnya.

"Mama tanya, 'Nanti kalau misalnya dia masuk sekolah terus teman-teman sekolahnya ada yang nanya (soal bapaknya), kamu sudah siap belum?'. Di situ aku mulai berpikir, oh iya ya benar, itu sesuatu yang harus aku persiapkan," kenangnya.

Ibunda Denada, almarhumah Emilia Contessa, saat itu memberikan saran untuk mempertimbangkan tawaran dari Tante Ratih dan Om Dino (adik Emilia) yang sangat mendambakan anak laki-laki.

"Aku pikir perfect. Karena Resa akan tumbuh di satu keluarga di mana dia akan melihat ada sosok Bapak, ada sosok Ibu. Dia akan disayang di situ... enggak akan ada yang berani macam-macam sama dia karena tahu dia dari keluarga besar kami," ungkap Denada.

Denada merasa bahwa di Banyuwangi, Ressa akan terlindungi dari bullying karena pengaruh keluarga besar mereka di sana. 

Ia menganggap hal itu sebagai "perpanjangan tangan" untuk menjaga anaknya saat ia harus bekerja di Jakarta.

Meskipun awalnya yakin bahwa rencana tersebut adalah yang terbaik, Denada mengakui bahwa seiring berjalannya waktu, muncul penyesalan yang mendalam. 

Ia merasa menjadi sosok yang pengecut karena takut merusak realita yang sudah terbentuk di benak Ressa.

"Itu benar-benar tidak di dalam plan aku sama sekali. Plan aku adalah melahirkan dia, membesarkan dia berdua sama dia gitu. Tapi terus pada saat aku dikasih tahu ada plan itu, aku merasa bahwa ini rencana yang cukup baik tentunya dengan pemikiran bahwa oke suatu hari nanti kita akan kasih tahu sama dia."

"Jadi berat gak gampang untuk pisah ke Banyuwangi aja, aku suka kangen tuh aku minta tolong sama ibu suka sama Ressa minta telepon," ujarnya.

(*/Tribun-medan.com)

Baca juga: DENADA Minta Maaf ke Amien Rais Gegara Dituding Ayah Kandung Ressa: Aduh Saya Minta Maaf Ya Pak

Baca juga: MOMEN Haru Pertemuan Penyanyi Denada dengan Putranya, Ressa Rizky Rossano, setelah Terpisah 24 Tahun

Baca juga: AKHIRNYA Denada Tambunan dan Ressa Bertemu, Ibu dan Anak Umbar Senyum Momen Foto Selfie

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved