Berita Olahraga

Pengprov FSI Sumut Resmi Dilantik, Susun Program Pembinaan Menuju Event Nasional

Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Savate Indonesia (FSI) Sumatera Utara resmi dilantik di Hotel Dhaksina .

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PELANTIKAN PENGURUS - Ketum FSI Pusat Eko Puji Raharjo (kanan) menyerahkan SK kepengurusan kepada Ketum FSI Sumut Rocyando Siahaan (kiri) pada acara pelantikan yang berlangsung di Hotel Dhaksina Medan, Minggu (24/5/2026). Pengprov FSI Sumut resmi dilantik. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Savate Indonesia (FSI) Sumatera Utara resmi dilantik di Hotel Dhaksina Medan, Minggu (24/5/2026).

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum Federasi Savate Indonesia Pusat, Eko Puji Raharjo. Selain melantik jajaran Pengprov FSI Sumut, agenda itu juga dirangkai dengan pelantikan pengurus FSI dari 15 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, M. Mafullah Daulay, Ketua Umum KONI Sumut, Hatunggal Siregar, serta sejumlah pengurus cabang olahraga dan tamu undangan lainnya.

Eko Puji Raharjo berharap kepengurusan baru FSI Sumut mampu menjalankan program kerja secara konsisten demi mempercepat perkembangan olahraga savate di daerah.

Ia juga menyarankan agar Pengprov FSI Sumut mulai menyusun kalender kompetisi yang rutin dan berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan jam terbang atlet.

“Semoga program kerja yang direncanakan bisa berjalan dengan baik. Saya menyarankan agar dalam setahun minimal ada empat kali kejuaraan. Tuan rumahnya bisa digilir supaya semua daerah merasakan menjadi penyelenggara,” ujar Eko dalam keterangan resmi yang diterima Tribun Medan.

Menurutnya, sistem kompetisi yang berjenjang akan sangat membantu proses pembinaan atlet di berbagai kategori usia. Karena itu, ia meminta setiap kejuaraan nantinya dapat dibuat lebih spesifik sesuai kelompok umur dan level pertandingan.

“Kejuaraan juga bisa dispesifikkan berdasarkan kategori. Misalnya bulan ini untuk cadet, berikutnya youth, lalu senior. Dengan begitu pembinaan akan lebih terarah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengprov FSI Sumut, Rocyando Siahaan, mengaku sangat optimistis melihat antusiasme masyarakat terhadap perkembangan olahraga savate di Sumatera Utara.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat dan atlet menjadi modal penting untuk membesarkan savate sebagai salah satu cabang olahraga bela diri yang potensial di Sumut.

“Kami sangat senang karena ternyata antusias masyarakat terhadap savate di Sumatera Utara sangat luar biasa. Ini tentu membuat kami semakin semangat untuk mengembangkan olahraga ini ke depan,” ungkap Rocyando kepada Tribun Medan.

Rocyando menjelaskan, Pengprov FSI Sumut telah menyiapkan sejumlah agenda besar dalam waktu dekat. Salah satunya adalah menggelar berbagai kejuaraan tingkat daerah hingga nasional sebagai bagian dari persiapan menghadapi event-event penting mendatang.

Ia menyebutkan, Sumut nantinya akan menggelar kejuaraan road to Porprovsu serta Piala Gubernur yang dijadikan sebagai ajang seleksi atlet menuju Kejuaraan Nasional Savate pada November 2026 di Bali.

“Pastinya kami akan menggelar berbagai kejuaraan di tingkat provinsi, termasuk road to Porprovsu dan Piala Gubernur untuk seleksi menuju Kejurnas pada November nanti di Bali. Selain itu juga akan ada Pekan Olahraga Bela Diri di Kudus,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada kompetisi, FSI Sumut juga berencana membentuk Training Center (TC) sebagai pusat pembinaan atlet potensial dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Seleksi atlet dijadwalkan mulai berlangsung pada Juli 2026 mendatang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved