Sumut Terkini
Daftar Areal Pertanian yang Berubah jadi Kavling dan Perumahan di Kota Siantar
Kondisi ini menjadi masalah bagi pemerintahan daerah untuk memilih mementingkan kebutuhan ketahanan pangan atau rencana pembangunan ke depan.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- DPRD Kota Pematangsiantar mengungkap tingginya angka luasan pertanian menjadi perumahan di empat kecamatan yang ada di Kota Pematangsiantar dalam beberapa tahun terakhir.
Dari data peralihan fungsi lahan yang disampaikan Pemko Siantar menjadi perumahan dan persilan rumah ada di 4 kecamatan antara lain Siantar Marimbun Siantar Marihat, Siantar Martoba, dan Siantar Sitalasari, terbanyak peralihan fungsi lahan terjadi di Kecamatan Siantar Marimbun
Kondisi ini menjadi masalah bagi pemerintahan daerah untuk memilih mementingkan kebutuhan ketahanan pangan atau rencana pembangunan ke depan.
Nama Perumahan/Kavling yang Sebelumnya Adalah Lahan Pertanian di Kota Pematangsiantar :
Kecamatan Siantar Marimbun :
- Bungaran - Kelurahan Tong Marimbun
- Suka Mulia - Kelurahan Tong Marimbun
- Victory - Kelurahan Tong Marimbun
- Agave - Kelurahan Nagahuta Timur
- Boru Hutagalung - Kelurahan Tong Marimbun
- Jhon Situmorang - Kelurahan Tong Marimbun
- Tanpa Nama - Kelurahan Nagahuta Timur
- Tanpa Nama - Kelurahan Nagahuta Timur
- Tanpa Nama - Kelurahan Nagahuta Timur
- Tanpa Nama - Kelurahan Nagahuta Timur
- Tanpa Nama - Kelurahan Nagahuta Timur
Kecamatan Siantar Marihat :
- Bungaran - Kelurahan Mekar Nauli
- Tanpa Nama - Kelurahan Mekar Nauli
Kecamatan Siantar Martoba :
- Kasnan - Kelurahan Sumber Jaya
- RAB Residen - Kelurahan Sumber Jaya
- RAB Residen - Kelurahan Sumber Jaya
- ASIDO - Kelurahan Sumber Jaya
- ASIDO - Kelurahan Tambun Nabolon
- Tanpa Nama - Kelurahan Tanjung Pinggir
Kecamatan Siantar Sitalasari :
- Mandalina - Kelurahan Bah Kapul
- Sibatubatu - Kelurahan Bah Sorma
- Boru Sitorus - Kelurahan Bah Sorma
Total luas lahan pertanian yang menjadi area perumahan/kavling adalah 46,42 hektare.
Anggota DPRD dari fraksi Golkar, Hendra PH Pardede mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mencari solusi untuk menindaklanjuti program nasional terkait ketahanan pangan.
"Memang yang kita temui terkait berkurangnya lahan pertanian karena diakibatkan dari irigasi yang tidak bagus. Semula dari lahan basah menjadi lahan kering. Namun, ada juga fungsinya langsung berubah menjadi perumahan dan lainnya," kata Hendra.
| Dinas Perhubungan Tertibkan Jukir di Lubuk Pakam, Segini Tarif Parkir Resmi |
|
|---|
| Pasar Bahagia Ditertibkan, Pedagang Diminta Kosongkan Bahu Jalan Sebelum 14 April |
|
|---|
| Dalam Sepekan Satres Narkoba Polres Binjai Ringkus 6 Tersangka dari Lokasi yang Berbeda |
|
|---|
| Ditjen Imigrasi Terapkan WFH Jumat, Layanan Paspor dan Pengawasan Tetap Berjalan |
|
|---|
| Pemkab Langkat Genjot Perbaikan RTLH, Ondim: Masih Ada Ribuan Rumah Lagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DEGRADASI-LAHAN-PERTANIAN-Salah-satu-kompleks-perumahan.jpg)