Banjir dan Longsor di Sumut

Soal BBM Langka di Sumut, Ini Kata Bobby Nasution

Bobby Nasution mengatakan, pihaknya juga telah meminta pengiriman bahan bakar sebanyak 30 truk dari Pekanbaru.  

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat diwawancarai sebelum berangkat ke Kabupaten Tapteng, Jumat (28/11/20225). Bobby merespon soal BBM langka. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Sumatera Utara (Sumut) mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) setelah terjadinya bencana alam banjir bandang dan longsor di belasan Kabupaten/Kota sejak Selasa (25/11/2025).

Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan, saat ini BBM telah tiba di perairan laut Belawan.

Hanya saja, tidak bisa nyender ke dermaga karena ombak sedang tinggi.

Bobby Nasution mengatakan, pihaknya juga telah meminta pengiriman bahan bakar sebanyak 30 truk dari Pekanbaru.  

"Ya memang dari kemarin kita koordinasi (masalah BBM) karena emang di Belawan ombak tinggi. Sampai sekarang, belum bisa nyandar. Tengker sudah ada," katanya, Jumat (28/11/2025).

Dikatakannya, saat ini  untuk bahan bakar dari Pekanbaru sedang menuju perjalanan ke Sumut.

"Bahan bakar untuk pekanbaru sudah dikirim ada 30 truk BBM dari Pekanbaru. Tapi jalurnya belum tembus ke Sumut. Ini jalurnya dari Labuhan Batu," jelasnya.

SPBU KOSONG - Warga tetap bertanya ke petugas SPBU yang tutup di jalan Gatot Subroto, kota Medan, Jumat (28/11/2025).
SPBU KOSONG - Warga tetap bertanya ke petugas SPBU yang tutup di jalan Gatot Subroto, kota Medan, Jumat (28/11/2025). (TRIBUN MEDAN/Anugrah Nasution)
Sejumlah SPBU di Medan, tampak tutup.
Meski ada para pekerja, mereka tidak melayani pembeli yang terus berdatangan. 
"Minyak masih kosong," kata petugas SPBU di jalan Amir Hamzah Medan, Jumat (28/11/2025). 
Kekosongan juga terjadi di SPBU Jalan Kapten Muslim, Gatot Subroto hingga SPBU di Jalan Jenderal Sudirman Medan. 
Tidak hanya itu, para pengencer BBM yang biasanya ramai di pinggiran jalan juga kehabisan stok. 
Azai salah satu warga yang ditemui mengaku kesulitan untuk mengisi bensin. 
"Udah keliling keliling, SPBU tutup, cari ketengan pun tidak ada," ujar Azai. 
Azai pun berharap, kondisi segera pulih. "Ya harapan kita segera lah cepat stok BBM bisa normal lagi," kata dia. 
Hal sama disampaikan Nurul warga lainnya. Dia menceritakan tidak mendapatkan pasokan bensin bahkan dalam bentuk eceran. 
"Cari eceran aja dari tadi tidak dapat, sulit kali memang," ujar Nurul. 
Seperti yang diketahui, kota Medan diterjang banjir sejak Kamis 27 November 2025. 
Air merendam ribuan rumah warga karena meluapnya sungai sungai yang ada akibat intensitas hujan yang turun berhari-hari. 

(cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved