Banjir dan Longsor di Sumut
Data Terbaru Korban Bencana Alam di Sumut, 282 Tewas, 128 Hilang
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, jumlah korban meninggal dunia saat ini sebanyak 282 orang.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Kepolisian Daerah Sumatera Utara menyampaikan data sementara korban tewas akibat bencana alam longsor dan banjir yang terjadi di Sumatera Utara.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, jumlah korban meninggal dunia saat ini sebanyak 282 orang.
Sedangkan untuk luka berat 518 orang, luka ringan 160 orang, dan yang menghilang atau dalam pencarian sebanyak 128 orang.
Data ini merupakan data sementara per tanggal 1 Desember, malam, sekira pukul 20:00 WIB.
Baca juga: Harga Bahan Pokok di Medan Melonjak Tajam, Cabai Merah Tembus Rp125 Ribu per Kilogram
Baca juga: Warga Muara Batangtoru Minta Tolong, Belum Dapat Bantuan Pascabanjir, Istrinya Menderita Stroke
Baca juga: Harga Terbaru iPhone 13 Desember 2025 Beserta Spesifikasinya
"Untuk sementara, sebanyak 282 orang meninggal dunia dan dalam pencarian sebanyak 128 orang,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Selasa (2/12/2025).
Ferry menerangkan, akibat bencana alam meliputi longsor, banjir mengakibatkan 13.787 orang mengungsi terdiri dari 8 Kabupaten Kota.
Sampai saat ini Polisi dan tim gabungan berjibaku di lokasi-lokasi bencana mulai dari mencari korban, membersihkan material, hingga mendistribusikan bantuan.
Ribuan personel Polisi dikerahkan untuk membantu masyarakat di tengah bencana alam.
"Kami juga melaksanakan koordinasi dengan Pemda setempat untuk menyediakan tempat pengungsian yang representatif.
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| 33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kondisi-Kabupaten-Tapanuli-Tengah-dan-Kota-Sibolga-usai.jpg)