Sumut Terkini
Sosok Jose DC Fernandes, Eks Kapolres Batubara, Putra Timor-Timor Kini Nyandang Pangkat Kombes
Jose punya gaya kepemimpinan yang humanis dan kerap turun langsung ke lapangan, berdialog dengan masyarakat
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, LIMAPULUH - Deretan jajaran perwira tinggi dan menengah Polri menerima kenaikan pangkat dinawal tahun 2026. Ini merupakan bagian dari kado awal tahun yang diterima sejumlah perwira.
Salah satunya, sosok Jose Delio Da Conceicao Fernandes yang kini menyandang pangkat baru dari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) kini menyandang pangkat Komisaris Besar Polisi (KombesPol).
Bersamaan dengan kenaikan pangkat ini, Kombes Jose merupakan mantan Kapolres Batubara itu kini dipromosikan menduduki jabatan baru sebagai penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat III Bareskrim Polri.
Baca juga: Sumut Disambut Hujan Ringan hingga Hujan Sedang di Awal Tahun 2026, Berikut Prakiraan Cuaca Hari Ini
Baca juga: Bupati Resmikan Gedung PKBM ABK Adiba Yayasan Muhammad Ibrahim Marekar
Baca juga: Pelantikan Fahmi Ummi Deli Serdang, Bupati: Perempuan Muslimah Mitra Strategis Pemerintah Daerah
Sosok Polisi Humanis
Meskipun Jose sudah meninggalkan Kabupaten Batubara akhir 2023 lalu, namun nama putra kelahiran Lospalos, Dili, Timor-timor ini masih tersimpan di hati dan pikiran masyarakat Batubara.
Pasalnya, Jose punya gaya kepemimpinan yang humanis dan kerap turun langsung ke lapangan, berdialog dengan masyarakat, dan mencari tau sendiri permasalahan yang ada di masyarakat.
Pendekatan itu efektif untuk menciptakan suasana kondusif dan membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Apalagi, saat Kombes Jose menjabat sebagai Kapolres Batubara, program Kepolisian dalam pencegahan dapat berjalan optimal.
Gerak cepat memberantas Narkoba dan Perjudian
Jose diamanahkan sebagai Kapolres Batubara sejak Februari 2022 hingga Desember 2023. Kurun waktu hampir dua tahun itu sudah memberantas segala penyakit masyarakat.
Lokasi judi, togel, dan beberapa penyakit masyarakat yang meresahkan berhasil diberantasnya. Sehingga operasi penertiban dilakukan dengan berkelanjutan.
Bukan hanya para tukang suruh, namun jaringan dibalik itu turut diamankan oleh Polres Batubara di masa jabatannya.
Narkoba, premanisme, dan kejahatan jalanan tak lepas dari fokus perhatiannya. Puluhan ribu butir pil ekstasi dan berkilogram sabu berhasil digagalkannya beredar di Kabupaten Batubara.
Hal itu tidak terlepas dari rekam jejaknya sangat berpengalaman di bidang reserse, sehingga dapat dengan mudah memimpin dan menekan angka kejahatan di Kabupaten Batubara kala itu.
Kini, lulusan Akademi kepolisian tahun 2001 itu mengemban amanah baru sebagai penyidik tindak pidana madya Bareskrim Polri.
Jose dipercaya mengemban jabatan berskala nasional ini karena tidak terlepas dari integritasnya yang tinggi dan kemampuan analisis dan pendekatan yang mendalam.
Baca juga: Jalankan Kebijakan Nasional, Mulai Januari 2026 Tidak Ada Lagi Tenaga Non ASN
Baca juga: Spesifikasi dan Harga Xiaomi 17 Series, Mulai dari Biasa, Pro, Pro Max dan Ultra
Baca juga: Grafik Harga Emas Antam Logam Mulia Hingga Akhir Tahun 2025
| Kejati Sumut Mulai Periksa Sejumlah Saksi Usut Korupsi di PDAM Tirta Lihou Simalungun |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Sumut Minta Kapolda Lindungi Guru Ngaji yang Lawan Pengedar Narkoba |
|
|---|
| Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil saat Menyeberang di Balige |
|
|---|
| Dua Pengedar Narkoba di Balige Ditangkap, Ratusan Pil Ekstasi Ikut Diamankan |
|
|---|
| Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kendaraan Melintas di Tol Kisaran Tembus 9.981 Unit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Perwira-menengah-polisi-Jose-Delio-Da-Conceicao-Fernandes.jpg)