Banjir dan Longsor di Tapteng
Dua Bulan Usai Banjir, Begini Kondisi Belajar Mengajar di MAN 1 Tapteng
Akibatnya, KBM terhenti sementara karena hampir seluruh bangunan tertutup lumpur tebal.
Tayang:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
IST
BELAJAR MENGAJAR- Suasana kegiatan belajar mengajar di MAN 1 Tapanuli Tengah kembali berlangsung normal pascabanjir. Para siswa mengikuti pembelajaran di ruang kelas yang telah dibersihkan secara bertahap, meski proses pemulihan dampak banjir masih terus dilakukan.
Selain itu, madrasah juga menerima bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Program Penanggulangan Hasil Tindak Cepat (PHTC) serta dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Bantuan yang kami terima berupa tenda, genset, alat kebersihan, papan tulis, serta 90 set meja dan kursi siswa. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis MAN 1 Tapanuli Tengah dapat segera pulih sepenuhnya,” pungkasnya.
(cr26/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Berita Terkait: #Banjir dan Longsor di Tapteng
| Tangis Penyintas Banjir Tirawan Pecah, Lemang Jadi Penawar Lara Lebaran dan Bangun Huntara Mandiri |
|
|---|
| Pembangunan Huntara Tak Kunjung Selesai, Korban Banjir di Tapteng Bangun Rumah Mandiri |
|
|---|
| Hutanabolon Kembali Banjir, Bupati: Tanggul yang Telah Dibangun Jebol, Warga Mengungsi Kembali |
|
|---|
| Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Minta Mendagri Batalkan Pemangkasan Dana Transfer setelah Bencana |
|
|---|
| Ratusan Siswa di Tapteng Belajar di Pengungsian, Disdik: 2 Minggu Lagi Dibuat Sekolah Semi Permanen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BELAJAR-MENGAJAR-Suasana-kegiatan-belajar.jpg)