Berita Viral

Kakek di Deli Serdang Kena Begal, Modus Ada Pembagian Sembako, Sekarang Kehilangan Motor

Peristiwa itu terjadi, Senin (16/2/2026) saat dirinya lagi santai duduk di dekat penjual es tebu samping Puskesmas Dalu. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Ayu Prasandi
IST
KEHILANGAN MOTOR : Kakek Suharto menceritakan bagaimana dirinya kehilangan motor beberapa waktu lalu. Modus pelaku dengan memanfaatkan kelemahan korban dan menyebut ada pembagian sembako. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM- Seorang kakek bernama Suharto (70) warga Desa Dalu X B Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang kehilangan sepeda motornya setelah jadi korban begal dengan modus baru.

Peristiwa itu terjadi, Senin (16/2/2026) saat dirinya lagi santai duduk di dekat penjual es tebu samping Puskesmas Dalu. 

Tidak lama kemudian ada seorang pria tidak dikenal sedang menaiki sepeda motor dan menawari sembako dan uang padanya.

Disebut ada seorang Kades yang mau memberikan bantuan buat warga. 

"Sekitar jam 10 atau 11 gitu didatangin orang tidak dikenal. Nawarin beras, minyak sama uang 100 ribu tapi barangnya nggak ada.

Sudah dibilang sama teman bapak sebenarnya jangan mau tapi rupanya bapak tergiur. Disuruh ikut dulu ambil barangnya, dibilang dekat aja ngambilnya tapi nggak sampai-sampai," ujar Henri Batubara menantu Suharto, Jumat (20/2/2026). 

Dari cerita yang didapatkan Henri dari bapak mertuanya itu, pelaku awalnya hanya satu orang saja. Namun setelah berada di kawasan Tanjung Morawa kota ada seorang lagi rekannya.

Saat itu posisinya sepeda motor pelaku pertama diberikan kepada rekannya itu. 

"Pelaku ini kemudian dibonceng sama bapak. Sempat dibilang ntar lagi sampai, ntar lagi sampai. Terakhir sampai daerah Deli Tua rupanya bapak dibawa. Di tengah jalan kata bapak dia sempat nggak mau lagi karena jauh kali nggak sampai-sampai dan itulah pelaku ini minta gantian untuk bawa motornya,"kata Henri. 

Saat turun dari motor untuk saling bertukar posisi itulah, lanjut Henri korban didorong oleh pelaku sampai jatuh ke parit dan terluka.

Di tempat sunyi pelaku langsung melarikan motor dan meninggalkan korban. Setelah itu baru kemudian korban meminta pertolongan kepada warga sekitar. 

"Bapak sempat kecampak karena digas dia langsung. Masuk-masuk gang bapak dibawa. Dari jam 12.00 kami cariin bapak dan jam 14.00 barulah kami dapat kabar dari warga yang nolong kalau bapak di sudah di Deli Tua. Setelah itu baru kami jemput ke sana," sebut Henri. 

Henri bilang karena bapaknya sudah tua dan pikun selama ini di dompet korban sudah mereka siapkan nomor HP dirinya dan istri di dompet.

Dari situ kemudian korban menunjukkan tulisan catatan nomor handphone kepada warga untuk kemudian bisa menghubungi mereka. 

Beberapa menit setelah Kakek Suharto kehilangan motornya, warga di sekitar lokasi kejadian sempat merekam kesaksian Suharto bagaimana detik-detik ia dibegal dan ditipu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved