Sumut Terkini

Pemprov Sumut Buka Kesempatan Magang ke Jepang, Catat Cara Daftar dan Syaratnya 

Program ini sudah berjalan sejak tahun 2025. Dengan jumlah pekerja yang telah terserap dari program ini sebanyak 2800 tenaga kerja.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
Magang ke Jepang-Kadisnaker Sumut Yuliani Siregar saat diwawancarai di Kantor Pemprov Sumut, Kamis (29/1/2026). Pemprov Sumut membuka program magang ke Jepang dalam waktu dekat. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pemerintah Provinsi Sumut membuka kesempatan kepada anak-anak muda yang ingin magang kerja di Jepang.  

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Yuliani Siregar mengatakan, program ini dilakukan sebagai satu diantara cara mengurangi angka pengangguran di Sumut. 

Yulian menjelaskan, program ini sudah berjalan sejak tahun 2025. Dengan jumlah pekerja yang telah terserap dari program ini sebanyak 2.800 tenaga kerja.

“Program magang ada yang di dalam negeri dan ada yang magang ke luar negeri yakni ke Jepang. Kesempatan ini kita buka untuk mengurangi angka penangguran di Sumatera Utara,” jelasnya, Jumat (20/2/2026).

Yuliani menjelaskan, program magang kerja di dalam negeri merupakan program magang nasional pada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

"Untuk Sumatera Utara, melalui program ini sebanyak 2.800 tenaga kerja telah terserap bekerja di berbagai perusahaan dan rumah sakit," katanya. 

Dijelaskannya, untuk mengikuti program tersebut, pencari kerja mendaftar melalui aplikasi milik Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu maganghub.kemenaker.go.id. 

"Selanjutnya, peserta akan melalui proses seleksi oleh Kementerian Ketenagakerjaan," ucapnya. 

Dikatakannya, peserta yang lolos akan diumumkan dan ditempatkan di perusahaan yang telah terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).

“Yang lolos akan bekerja di perusahaan yang sudah ditentukan selama 6 bulan, dan seluruh biaya magang ditanggung oleh negara," jelasnya. 

Untuk itu, Yuliani berharap, para pencari kerja yang telah lolos magang, tetap bisa lanjut bekerja sebagai karyawan di perusahaan itu.

"Setelah itu kita berharap dia bisa tetap melanjutkan bekerja di perusahaan tersebut,” kata Yuliani.

Selain magang nasional, Disnaker Sumut juga membuka program magang ke Jepang melalui kerja sama pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang (IM Jepang). 

Dijelaskan Yuliani, program ini dibuka dua kali dalam setahun, yakni pada April dan September, dengan kuota masing-masing gelombang sebanyak 200 orang. 

"Pendaftaran untuk gelombang April telah dibuka dan dapat dilakukan langsung di kantor Disnaker Sumut," katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved