Sumut Terkini

Ada 15.300 Kasus TBC di Sumut, Dinkes Adakan 261 Desa Siaga 

Menurutnya, saat ini tingginya temuan kasus TBC sesuai dengan target dari pemerintah pusat.  

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
IST
ILUSTRASI- Pemprov klaim menemukan 15.300 kasus TBC di Sumut. Terbanyak Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Sekretaris Dinas Kesehatan Hamid Rijal Lubis mengatakan, pihaknya menemukan 15.300 kasus penyakit TBC di Sumut.  

Menurutnya, saat ini tingginya temuan kasus TBC sesuai dengan target dari pemerintah pusat.  

Dikatakannya dari target 100 persen temuan kasus dari pemerintah pusat, Pemprov Sumut telah mencapai target 22,2 persen kasus TBC yang ditemunan. 

"Data tersebut berdasarkan dari Januari-30 April 2026. Saat ini kita berbicara harus menemukan sebanyak-banyaknya kasus. Semakin banyak temuan, maka semakin cepat kita mengobatinya," jelasnya kepada Tribun Medan, Rabu (6/5/2026).

Dikatakannya, dari 15.300 temuan kasus TBC, terbanyak berasal dari Kota Medan.

"Terbanyak ini dari analisa kami juga disebabkan banyaknya penduduk di Kota Medan. Jadi bukan karena hal lain ya," ucapnya.

Dijelaskannya, Pemerintah Pusat juga telah mengadakan program desa siaga TBC. Untuk Sumut sendiri pun sudah mengadakan hal itu.

"Ya desa siaga TBC di Sumut ada 261 desa di Sumut. Ini akan kita kembangkan lagi. Khususnya untuk program menemukan kasus hingga mengobatinya," jelasnya. 

Dikatakannya gejala penyakit TBC ini yang paling menonjol adalah batuk berkepanjangan. 

"Setelah itu, mereka harus ke puskesmas atau rumah sakit. Nanti akan di screning. Setelah ada temuan baru kita periksa lebih lanjut. Jika memang betul TBC, kita juga sudah menyiapkan pengobatan selama 6 bulan," ucapnya. 

Kebanyakan, lanjutnya pasien yang sudah terdeteksi TBC tidak melakukan konsumsi obat selama 6 bulan sesuai aturan dokter yang berlaku.

"Jadi banyak pasien yang ngerasa 2 bulan merasa sehat. Padahal obat wajib diminum selama 6 bulan. Mereka tidiak disiplin. Akhirnya obat yang tadi itu berjalan, harus lebih tingkat lagi obat-obat dan lainnya. Untuk itu saya harap pasien pun bisa disiplin, agar pengobatannya berhasil,"jelasnya. 

(Cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved