Pengamat Sumut Sebut Piala Dunia Berpotensi Alihkan Perhatian Publik dari Isu Ekonomi

Di sisi lain, ajang sepak bola terbesar di dunia itu juga diperkirakan mampu mendorong aktivitas ekonomi sejumlah sektor usaha.

Tayang:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/HO
Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Perhelatan Piala Dunia dinilai berpotensi mengalihkan perhatian masyarakat dari berbagai isu ekonomi yang belakangan menjadi sorotan.

Di sisi lain, ajang sepak bola terbesar di dunia itu juga diperkirakan mampu mendorong aktivitas ekonomi sejumlah sektor usaha.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan Piala Dunia pada dasarnya dapat menggeser fokus masyarakat dari isu ekonomi ke tontonan yang lebih menghibur, khususnya bagi penggemar sepak bola.

“Piala dunia pada dasarnya untuk sementara waktu mampu mengalihkan perhatian masyarakat dari isu-isu ekonomi yang memburuk belakangan ini, bergeser ke turnamen yang memang lebih menghibur bagi para penggemar sepak bola,” ujarnya.

Menurut Gunawan, dampak pengalihan perhatian itu akan semakin besar apabila Tim Nasional Indonesia berhasil lolos ke Piala Dunia.

“Terlebih jika seandainya Timnas kemarin lolos ke Piala Dunia. Isu ekonomi seburuk apa pun bisa diredam dengan keberhasilan meloloskan Timnas masuk ke Piala Dunia,” katanya.

Namun, lanjut Gunawan, realitas saat ini menunjukkan bahwa Piala Dunia tetap akan menjadi pusat perhatian masyarakat. Selain memecah konsentrasi publik ke turnamen sepak bola, ajang tersebut juga mampu menggerakkan roda ekonomi di sejumlah sektor.

Ia menyebut pelaku usaha kuliner, pedagang aksesoris hingga penjual jersey tim sepak bola berpotensi merasakan dampak positif dari meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan.

“Untuk sementara waktu kehadiran turnamen sepak bola tersebut akan memecah fokus masyarakat atau netizen dalam partisipasinya di dunia politik dan ekonomi,” ujarnya.

Meski demikian, Gunawan menilai isu ekonomi tidak akan sepenuhnya tenggelam apabila kondisi perekonomian menunjukkan penurunan yang sangat serius.

“Jika kinerja ekonomi menunjukkan adanya penurunan yang sangat serius, maka bisa dipastikan isu tersebut tetap akan mendapatkan perhatian masyarakat di tengah hingar-bingar keseruan Piala Dunia,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pemerintah karena tekanan ekonomi yang terjadi kemungkinan tidak akan mendapat sorotan tajam dari masyarakat selama perhatian publik terpecah ke ajang sepak bola.

Menurutnya, Piala Dunia dapat menjadi ajang pengalihan isu yang efektif ketika pemerintah sedang mengeksekusi berbagai kebijakan strategis.

“Terlebih sejak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, ada banyak kebijakan yang bersifat fundamental yang dieksekusi. Ditambah lagi dengan tekanan ekonomi global yang membuat kebijakan tersebut menghadapi tantangan berat untuk dijalankan,” ujarnya.

Gunawan menilai kondisi ekonomi global saat ini masih dibayangi ketidakpastian akibat meningkatnya tensi geopolitik. Dampaknya, kata dia, akan turut dirasakan banyak negara termasuk Indonesia.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved