Piala AFF U19 2026

Indonesia Hajar Myanmar 3-0 di Piala AFF U19 2026, Dimas Wicaksono Jadi Pembeda

Timnas Indonesia U-19 mengawali kiprahnya di ASEAN U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026 dengan hasil meyakinkan.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar
INDONESIA VS MYANMAR - Selebrasi pesepakbola timnas Indonesia Arkhan Kaka dan rekan setimnya seusai mencetak gol ke gawang timnas Myanmar pada pertandingan pembukaan AFF U-19, di Stadion Utama Sumatra Utara, Deliserdang, Senin (1/6/2026). Hasil pertandingan dibabak pertama, punggawa Indonesia unggul sementara atas Myanmar dengan skor 1-0. 

Tidak lama setelah gol tercipta, wasit Bainazarov mengeluarkan kartu kuning pertama dalam pertandingan kepada pemain Myanmar, Thet Paing Soe, setelah melakukan pelanggaran terhadap Arkhan Kaka. Pelanggaran tersebut memberikan tendangan bebas bagi Indonesia.

Keunggulan satu gol membuat kepercayaan diri Garuda Muda semakin meningkat. Indonesia tampil lebih nyaman dalam mengendalikan permainan dan terus mendominasi jalannya laga hingga menjelang akhir babak pertama.

Myanmar sempat memperoleh peluang melalui tendangan bebas setelah Reno Salampessy menerima kartu kuning akibat melakukan tekel terhadap Kaung Khant Kyaw di depan kotak penalti Indonesia.

Thura Min Thant yang dipercaya sebagai eksekutor langsung melepaskan tendangan mengarah ke gawang. Namun, bola masih melayang tipis di atas mistar dan gagal menyamakan kedudukan.

Hingga dua menit tambahan waktu berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta. Indonesia pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Myanmar berkat gol Arkhan Kaka.

Setelah menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 melalui gol Arkhan Kaka, Timnas Indonesia tetap tampil dominan sepanjang babak kedua dan berhasil menambah dua gol lagi lewat Dimas Wicaksono.

Memasuki paruh kedua pertandingan, kedua tim langsung melakukan perubahan strategi. Indonesia melakukan dua pergantian pemain sekaligus dengan menarik keluar Reno Salampessy dan Theodore Evan Leeming. Keduanya digantikan oleh Dimas Wicaksono dan Amar Rayhan.

Sementara Myanmar juga melakukan pergantian dengan memasukkan Nyan Soe San menggantikan Thaw Zin Ko.
Meski sudah unggul satu gol, skuad asuhan Garuda Muda tidak mengendurkan intensitas serangan. Putu Panji dan rekan-rekannya tetap mengambil kendali permainan dan terus mengepung pertahanan Myanmar.

Namun rapatnya lini belakang Myanmar membuat sejumlah serangan Indonesia belum mampu menghasilkan peluang berbahaya pada awal babak kedua.
Di sisi lain, Myanmar berusaha mencari ritme permainan untuk keluar dari tekanan. Akan tetapi, upaya mereka kerap kandas saat memasuki sepertiga akhir lapangan.

Pada menit ke-51, wasit Bainazarov kembali mengeluarkan kartu kuning. Kali ini kartu diberikan kepada Muhammad Al Gazani setelah dianggap mengulur waktu dengan membuang bola ketika Myanmar mendapatkan lemparan ke dalam.

Lima menit berselang, kartu kuning kembali keluar dari saku sang pengadil lapangan. Bek Myanmar, Sai Zom Shang, diganjar kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Indonesia.

Myanmar kemudian dipaksa melakukan pergantian pemain pada menit ke-60 setelah Myo Khant Kyaw mengalami cedera. Ia harus ditandu keluar lapangan dan posisinya digantikan oleh Zaw Lin Aun.

Masalah cedera kembali menghampiri Myanmar tiga menit kemudian. Thura Min Thant tidak dapat melanjutkan pertandingan dan digantikan oleh Khant Win Aung pada menit ke-63.

Memasuki pertengahan babak kedua, Indonesia mulai menurunkan tempo permainan. Garuda Muda lebih banyak menguasai bola dan sesekali menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat.

Situasi itu sempat memberikan ruang bagi Myanmar untuk mengembangkan permainan. Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-66.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved