techno
ASUS Expertbook Ultra Resmi Diluncurkan: Tipis Tapi Mampu Menahan Beban 100 Kg
ASUS ExpertBook Ultra dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan perangkat portabel
Penulis: Rena Elviana Purba | Editor: Ayu Prasandi
“Dengan kekuatan semacam ini maka kemungkinan untuk melakukan servis jadi lebih kecil, karena ketangguhan produk ini. Karena untuk biaya servis kerusakan juga bisa sangat mahal,” katanya.
ASUS turut mengklaim engsel laptop dirancang lebih kokoh dan mampu bertahan hingga 11 tahun penggunaan.
Untuk mendukung kebutuhan enterprise, ASUS juga menghadirkan garansi bisnis hingga lima tahun serta layanan on-site service.
Dari sisi performa, ASUS ExpertBook Ultra ditenagai prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 dengan dukungan teknologi AI terbaru dan Neural Processing Unit (NPU) hingga 50 TOPS.
Secara keseluruhan, platform AI pada laptop ini diklaim mampu mencapai performa hingga 180 TOPS, memungkinkan pemrosesan AI generatif, penerjemahan real-time, hingga menjalankan Large Language Model (LLM) secara lokal tanpa bergantung pada cloud.
Kemampuan tersebut diperkuat teknologi pendingin ASUS ExpertCool Pro yang menjaga TDP prosesor tetap stabil di angka 50W tanpa throttling, sehingga laptop mampu menangani multitasking berat, rendering, hingga pengolahan data besar dalam waktu lama.
Untuk sektor grafis, ASUS menyematkan Intel Arc B390 terintegrasi yang diklaim memiliki performa melampaui NVIDIA RTX 4050 pada konsumsi daya 30W TGP.
Performa tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5x hingga 64GB berkecepatan 9600 MT/s serta SSD PCIe Gen5 x4 hingga 2TB dengan kecepatan baca mencapai 14.000 MB/s.
Di sektor visual, ASUS menghadirkan layar sentuh Tandem OLED 14 inci beresolusi 3K dengan refresh rate adaptif 30Hz hingga 120Hz. Layar tersebut mendukung tingkat kecerahan hingga 1.400 nits HDR dan dilindungi Gorilla Glass Matte anti-glare agar tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan.
Pengalaman multimedia juga diperkuat melalui sistem audio Dolby Atmos enam speaker.
Untuk keamanan, ASUS menyematkan fitur kelas enterprise seperti standar NIST SP 800-193, BIOS self-healing, sensor sidik jari, hingga IR facial recognition.
Laptop ini juga dibekali suite MyExpert AI yang memungkinkan berbagai fitur AI berjalan secara lokal tanpa biaya langganan tambahan.
Dengan kombinasi performa tinggi, desain ringan, durabilitas standar militer, dan dukungan teknologi AI terbaru, ASUS ExpertBook Ultra diposisikan sebagai laptop bisnis premium untuk kebutuhan kerja modern.
Dalam kesempatan yang sama, ASUS juga menyoroti pertumbuhan bisnis laptop komersialnya di Indonesia. Eric menyebut ASUS mencatat pertumbuhan 117 persen secara tahunan pada segmen commercial sepanjang 2025, di tengah perlambatan industri PC komersial global.
“Untuk tahun 2026, ASUS Commercial Indonesia diperkirakan berada di posisi ketiga dengan market share sekitar 17 persen,” ujarnya.
| Friendster Kembali, Benarkah Hanya Bisa Melalui iPhone? |
|
|---|
| Update iOS 26.4.1 Resmi Dirilis Apple, Fokus Perbaikan Bug dan Keamanan iPhone |
|
|---|
| Apple MacBook Neo Meluncur, Intip Spesifikasi, Harga dan Keunggulannya |
|
|---|
| Spesifikasi Huawei MatePad 12X 2026, Tablet Produktivitas Setara PC |
|
|---|
| Grup Facebook Hilang, Lakukan Langkah-langkah Berikut Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ASUS-resmi-meluncurkan-laptop-bisnis-flagship-terbarunya.jpg)