TRIBUN WIKI

Apa Itu Konstelasi Satelit? Simak Penjelasan Berikut Ini

Konstelasi satelit adalah sekelompok satelit buatan yang bekerja sama sebagai satu sistem terintegrasi.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest
SATELIT- Ilustrasi satelit Starlink yang melayani jaringan internet. 

Satelit di orbit ini bergerak sangat cepat dan mengelilingi Bumi dalam waktu sekitar 90 hingga 120 menit.

Untuk menjangkau seluruh wilayah Bumi, dibutuhkan banyak satelit, bahkan bisa mencapai ratusan hingga ribuan unit.

Satelit SpaceX Starlink
Satelit SpaceX Starlink (Ist)

MEO

Medium Earth Orbit (MEO) berada di ketinggian menengah, yaitu sekitar 5.000 hingga 20.000 kilometer dari permukaan Bumi.

Latensi pada orbit ini berada di tingkat sedang, tidak secepat LEO namun lebih baik dibanding GEO.

Baca juga: Apa Itu Emas Cukim? Pilihan Investasi Selain Emas Antam

Satelit MEO memiliki periode orbit yang lebih lambat, sekitar 12 jam untuk satu kali putaran.

Jumlah satelit yang dibutuhkan juga tidak sebanyak LEO, biasanya hanya puluhan satelit untuk cakupan luas.

GEO

Geostationary Earth Orbit (GEO) merupakan orbit yang paling jauh, berada pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas Bumi.

Karena jaraknya jauh, latensi sinyal cukup tinggi.

Baca juga: Apa Itu Edena Coin dan Kegunaannya? Sudah Terdaftar di Indodax

Namun keunggulannya, satelit GEO bergerak mengikuti rotasi Bumi sehingga posisinya terlihat tetap di satu titik.

Periode orbitnya sama dengan waktu rotasi Bumi, yaitu 24 jam. 

Untuk mencakup seluruh wilayah Bumi, orbit GEO hanya membutuhkan sedikit satelit, bahkan tiga satelit saja sudah cukup untuk cakupan global.

Ilustrasi satelit
Ilustrasi satelit (IST)

Penggunaan untuk GPS

Dilansir dari Wikipedia, satelit MEO digunakan dalam sistem GPS untuk menyediakan sinyal navigasi yang akurat secara global melalui konstelasi sekitar 24-30 satelit di ketinggian 20.000 km.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Pengadilan Arbitrase Olahraga, Tempat Federasi Senam Israel Ajukan Gugatan

Cara Kerja

Satelit GPS memancarkan sinyal berisi data waktu presisi dan posisi orbitnya ke penerima di Bumi, seperti smartphone atau GPS mobil.

Penerima menghitung jarak (pseudorange) ke minimal 4 satelit dengan triangulasi, memungkinkan penentuan posisi 3D (lintang, bujur, elevasi) dan waktu UTC akurat hingga meter.

Baca juga: Apa Itu Family Office, Ide Luhut Binsar Pandjaitan yang Ditolak Didanai oleh Menteri Purbaya

Keunggulan MEO

Orbit MEO menawarkan keseimbangan latensi rendah (100-150 ms) dan cakupan luas, sehingga setidaknya 4 satelit selalu terlihat dari mana saja di Bumi.

Periode orbit ~12 jam mengurangi handover antar satelit dibanding LEO, cocok untuk navigasi stabil seperti kendaraan otonom atau penerbangan.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved