TRIBUN WIKI

Peringatan Paskah 2026, Yahudi Lebih Dulu Dibanding Kristen, Ini Perbedaannya

Kelompok Yahudi juga memperingati paskah 2026. Namun, paskah Yahudi berbeda dengan paskah Kristen.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest
PASKAH- Orang Yahudi dan Kristen sama-sama memperingati Paskah. Tapi Paskah Yahudi dan Paskah Kristen sangat berbeda jauh. 
Ringkasan Berita:
  • Orang Yahudi turut merayakan yang namanya Paskah
  • Paskah Yahudi berbeda dengan Paskah Kristen
  • Paskah Yahudi fokus pada peringatan pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir dan Eksodus menuju Tanah Perjanjian.
  • Paskah Kristen memperingati kenaikan Yesus Kristus

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Peringatan paskah 2026 ternyata tidak hanya dirayakan oleh umat Kristen saja, tapi juga orang Yahudi.

Namun, paskah Kristen berbeda jauh dengan paskah Yahudi.

Jika paskah Kristen lebih kepada memperingati kenaikan Yesus Kristus, maka paskah Yahudi fokus pada peringatan pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir dan Eksodus menuju Tanah Perjanjian.

Baca juga: 10 Hidangan Paskah Mulai dari Kue, Daging dan Roti Beserta Maknanya

PASKAH YAHUDI- Bangsa Yahudi juga mengenal peringatan Paskah. Tapi Paskah Yahudi berbeda dengan Paskah Kristen yang memperingati bangkitnya Yesus Kristus.
PASKAH YAHUDI- Bangsa Yahudi juga mengenal peringatan Paskah. Tapi Paskah Yahudi berbeda dengan Paskah Kristen yang memperingati bangkitnya Yesus Kristus. (Pinterest/Live Your Best Life | Faith + Lifestyle Vlog & Blog)

Perayaan ini memperingatkan penebusan fisik umat Allah dari penindasan.

Lalu, seperti apa paskah Yahudi ini?

Perbedaan Paskah Yahudi dan Paskah Kristen

Untuk melihat perbedaanya secara spesifik, mari kita bahas satu persatu agar tidak salah paham.

Paskah Yahudi 

Dilansir dari sukkot.com, bahwa paskah Yahudi pada tahun 2026 ternyata lebih dulu diperingati di bulan April.

Baca juga: 50 Ucapan Selamat Hari Paskah 2026 dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Paskah Yahudi diperingati pada Rabu, 1 April 2026 kemarin hingga Kamis, 9 April 2026.

Dalam Kitab Keluaran pada Alkitab Ibrani, Paskah Yahudi dikenal sebagai Pesach (פֶּסַח), istilah yang berarti “melewati” atau “melampaui.”

Nama ini mengacu pada peristiwa ketika malaikat maut tidak menyentuh rumah-rumah orang Israel saat terjadi wabah terakhir di Mesir yang menewaskan anak-anak sulung bangsa itu.

Baca juga: Viral Tarian THR, Benarkah Diadopsi dari Tarian Hora Bangsa Yahudi? Cek Penjelasannya

KEBANGKITAN TESUS- Ilustrasi kebangkitan Yesus Kristus atau hari Paskah.
KEBANGKITAN TESUS- Ilustrasi kebangkitan Yesus Kristus atau hari Paskah. (Pinterest/CHRISTIAN STATUS YT)

Perlindungan bagi keluarga Israel ditandai dengan darah anak domba yang dioleskan pada pintu rumah mereka.

Dengan tanda tersebut, mereka terhindar dari hukuman yang menimpa orang Mesir.

Sejak itu, peristiwa tersebut dikenang sebagai bagian penting dari sejarah pembebasan bangsa Israel.

Paskah Yahudi berlangsung selama delapan hari mulai 15 Nisan dalam kalender Ibrani.

Baca juga: Sosok Nat Rothschild, Dinasti Konglomerat Yahudi Inggris Teman Prabowo Bangun Pabrik Ketiga di Batam

Tradisi utamanya adalah memakan roti tidak beragi (matzah) dan menjauhi makanan beragi sebagai pengingat bahwa bangsa Israel harus meninggalkan Mesir dengan tergesa-gesa tanpa sempat membuat adonan roti mengembang.

Selain itu, ada ritual makan malam seder yang menyampaikan kembali kisah keluarnya Israel dari Mesir melalui simbol dan hidangan khusus.

Secara arkeologis dan historis, perayaan ini diyakini sudah dirayakan sejak sekitar 1300 SM.

Baca juga: Profil Yehuda Kaploun, Rabi Yahudi Viral Disebut Ingin Ubah Kurikulum Pendidikan Indonesia

Tradisi tersebut diduga berakar dari perayaan Keni sebelum akhirnya diambil oleh bangsa Israel dan diberi makna baru sebagai tanda pembebasan mereka dari perbudakan Mesir.

Dalam tradisi Yahudi, Paskah menjadi momen puncak yang menegaskan kebebasan dan permulaan perjalanan menuju tanah perjanjian.

Meskipun berbagi latar sejarah yang serupa, Paskah Yahudi tidak sama dengan Paskah Kristen.

Baca juga: Kaab al-Ahbar, Orang Yahudi Ahli Kitab dan Dikenal di Kalangan Umat Islam

Paskah dalam tradisi Kristen memperingati kebangkitan Yesus Kristus dan dirayakan pada hari Minggu setelah bulan purnama pertama sesudah ekuinoks musim semi, berbeda dengan tanggal tetap Paskah Yahudi pada 15 Nisan.

Secara ringkas, Paskah Yahudi adalah peringatan religius yang menandai keluarnya bangsa Israel dari Mesir, dirayakan melalui matzah, ritual seder, dan pengisahan kembali kisah Keluaran.

Tradisi ini telah dijalankan selama ribuan tahun sebagai lambang kebebasan dan perlindungan dari Tuhan.

Baca juga: Sejarah Tembok Ratapan yang Diyakini Sebagai Telinga Tuhan oleh Yahudi, Tempat Paus II Berdoa

Paskah Kristen

Pada tahun 2026 ini, Paskah Kristen diperingati pada tanggal 5 April 2026.

Bagi Kristen, Paskah melambangkan kemenangan atas dosa dan kematian.

Yesus dipandang sebagai “Anak Domba Paskah” yang mati untuk menebus manusia, lalu bangkit dan membuka jalan kepada hidup kekal.

Baca juga: Survei Menunjukkan Bahwa Orang Katolik Amerika Cenderung Punya Pandangan Anti-Yahudi

Paskah menjadi pusat iman Kristen, karena di dalamnya dinyatakan bahwa kematian bukan akhir, dan harapan hidup bersama Allah tetap ada bagi mereka yang percaya.

Paskah Kristen jatuh pada hari Minggu, antara akhir Maret hingga April, tergantung pada kalender bulan (Minggu setelah bulan purnama pertama pasca ekuinoks musim semi).

Sebelum Paskah, umat Kristen biasanya menjalani masa Prapaskah sekitar 40 hari (termasuk Rabu Abu dan Pekan Suci, sampai Sabtu Suci) sebagai masa puasa, doa, dan pertobatan.

Baca juga: Sosok Sam Altman, Pencipta ChatGPT Gay Keturunan Yahudi Kini Nikah Sesama Jenis

Di gereja, Paskah diperingati dengan ibadah khusus, khotbah tentang kebangkitan, pujian, dan terkadang Perjamuan Kudus, di mana roti dan anggur melambangkan tubuh dan darah Kristus.

Di banyak tempat, ada juga tradisi keluarga seperti jamuan makan bersama, dekorasi Paskah, dan aktivitas seperti “mencari telur Paskah” (terutama di Negara‑negara barat), sebagai bentuk perayaan sukacita dan kebangkitan.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved