Breaking News

TRIBUN WIKI

Khutbah Jumat Tanggal 5 Juni 2026: Bekal Amal dalam Menghadapi Kematian

Khutbah Jumat tanggal 5 Juni 2026 berisi pesan tentang bagaimana kita mempersiapkan amal dalam menghadapi kematian.

Tayang:
Editor: Array A Argus
Pinterest/reasahalharmain
KHUTBAH JUMAT- Ilustrasi seorang khatib saat menyampaikan khutbah Jumat dari atas mimbar. Khutbah Jumat merupakan inti dari pelaksanaan salat Jumat. 

Hal ini sudah dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 28, Allah SWT berfirman:

كَيْفَ تَكْفُرُوْنَ بِاللّٰهِ وَكُنْتُمْ اَمْوَاتًا فَاَحْيَاكُمْۚ ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ ثُمَّ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ

Latin: Kaifa takfuruuna billaahi wa kuntum amwaatan fa'ahyaakum, summa yumiitukum summa yuhyiikum summa ilaihi turja‘uun.

Artinya: "Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia akan mematikan kamu, Dia akan menghidupkan kamu kembali, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan?." (QS. Al-Baqarah, 2:28)

Jika kita mengambil tafsir dari Ibnu Katsir yang menjelaskan bahwa, ayat 28 tersebut melihatkan kekuasaan-Nya yang telah menciptakan manusia namun setiap manusia telah mengingkari kepada-Nya. Ayat tersebut juga menjelaskan setiap manusia termasuk kita semua di sini pasti akan menghadapi kematian dan setelah itu akan dibangkitkan kembali.

Sidang salat Jumat yang dirahmati Allah SWT

Kematian mengingatkan kita senantiasa selalu beribadah dan menjalani kewajiban dalam meningkatkan amalan saleh kita di dunia.

Lantas, seperti apa manusia harus mempersiapkan diri dalam menghadapi kematian?

Tentu cara peningkatan amalan menjadi faktor utama selama hidup di dunia. Di sini ada tiga hal yang wajib berada di dalam diri kita, sehingga selalu mengamalkan hal tersebut.

Hal yang pertama, setiap manusia atau umat Muslim harus selalu beramal sebaik mungkin, seperti yang dijelaskan dalam Surat Al-Mulk ayat 1-2, Allah SWT berfirman:

تَبٰرَكَ الَّذِيْ بِيَدِهِ الْمُلْكُۖ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌۙ ۨالَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُۙ

Artinya: "Maha Berkah Zat yang menguasai (segala) kerajaan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al-Mulk, 67:1)

"Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun." (QS. Al-Mulk, 67:2)

Apa saja amalan yang menurut kita paling terbaik? Salah satunya melakukan pekerjaan secara istiqamah dan harus dilakukan seikhlas mungkin. Tak hanya itu, kita dapat melakukan pekerjaan dengan semaksimal mungkin agar amalan tersebut menjadi sempurna untuk kita semua

Maasyiral muslimin rakhimakumullah

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved