Banjir dan Longsor di Sumut
Putus Hampir 2 Pekan, Polda Sumut dan Polres Tapteng Perbaiki Jembatan Penghubung Tukka - Pandan
Jembatan Penghubung Kecamatan Tukka - Pandan berhasil diperbaiki, usai putus hampir 2 pekan.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Tria Rizki
Usai Putus Hampir 2 Pekan, Sat Brimob Polda Sumut dan Polres Tapteng Perbaiki Jembatan Penghubung Kecamatan Tukka - Pandan
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Personel gabungan Batalyon A, Sat Brimob Polda Sumut dan Polres Tapteng kembali memperbaiki jembatan putus di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kali ini, jembatan yang berhasil diperbaiki ialah jembatan Franciskus, yang merupakan penghubung antara Kecamatan Tukka dan Kota Pandan.
Jembatan ini sangat penting karena usai bencana alam yang terjadi pada Selasa 25 November lalu putus.
Sehingga masyarakat khususnya yang tinggal di Kecamatan Tukka terisolasi akibat mobil pembawa sembako, bantuan tak bisa lewat mendistribusikan kepada masyarakat.
Kalaupun ada jalan lain, jaraknya jauh, kurang lebih selama 30 menit perjalanan.
Kasat Samapta Polres Tapanuli Tengah, AKP Kando Hutagalung mengatakan, perbaikan dilakukan sejak Jumat 5 Desember kemarin.
Awalnya, jembatan sempat diperbaiki menggunakan selembar papan yang hanya bisa dilewati motor.
Namun sejak kemarin, usai pihaknya berjibaku, motor maupun mobil bisa melewatinya.
"Sebelumnya, jembatan Franciskus ini terputus akibat banjir bandang beberapa waktu lalu dan jembatan ini tidak bisa dilalui sebelumnya karena terjadi patahan di jembatan tersebut.
"Saat ini, kami kerjakan bersama Brimob Polda Sumut, dan Polres Tapteng sejak semalam kita lakukan upaya perbaikan jembatan,"kata Kasat Samapta Polres Tapanuli Tengah, AKP Kando Hutagalung, Sabtu (6/12/2025).
Untuk memperbaiki jembatan, Polisi juga bekerjasama dengan tokoh masyarakat, dan pengusaha pemilik alat berat.
Setelah itu, barulah personel secara cekatan membangunnya kembali.
Usai diperbaiki, Polres Tapteng akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar perbaikan secara menyeluruh.
Sebab, apa yang diperbaiki saat ini sifatnya sementara.
| Puasa Tinggalkan Kampung Halaman, Curhat Warga Korban Banjir Garoga: Gak Perlu Kami Baju Lebaran |
|
|---|
| AKHIRNYA Kementerian Lingkungan Hidup Gugat 6 Perusahaan di Sumut Rp 4,8 Triliun |
|
|---|
| Data BNBA Korban Bencana Sumut Rampung, Gubsu Bobby: Tinggal Tunggu Realisasi Anggaran |
|
|---|
| DAFTAR 6 Perusahaan di Sumut Digugat Kementerian LH Imbas Banjir Sumatera, Dua di PN Medan |
|
|---|
| Bupati Tapteng Masinton Normalisasi Sungai dan Sawah di Tukka, Akui Bona Lumban Paling Parah |
|
|---|