Banjir dan Longsor di Tapteng
Puskesmas Tukka, Tapteng Terendam Banjir Setinggi 1 Meter, Seluruh Alkes Rusak
Puskesmas Tukka terlihat tetap melakukan pelayanan meski di area depannya lumpur masih tinggi. Imbas banjir, seluruh alat kesehatan rusak.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Tria Rizki
Puskesmas Tukka, Tapteng Terendam Banjir Setinggi 1 Meter, Seluruh Alkes Rusak, Petugas Pilih Obat yang Masih Layak Dikonsumsi
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Banjir dan longsor yang menimpa Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, bukan hanya menghanyutkan puluhan rumah warga. Tetapi tempat pelayanan kesehatan di kecamatan tersebut juga terendam banjir dengan tinggi air mencapai 1 meter.
Pantauan Tribun Medan, Selasa (16/12/2025). Puskesmas Tukka terlihat tetap melakukan pelayanan meski di area depannya lumpur masih tinggi.
Selain itu, bagian dalam ruangan juga mulai dari tempat tidur pasien, alat-alat kesehatan seperti alat USG, alat pemeriksaan pasien, tempat duduk pasien juga terlihat porak poranda dan rusak total.
Para nakes juga terlihat sibuk memisahkan obat-obatan yang masih layak pakai dan tidak layak pakai.
Meski begitu, Puskesmas ini tetap melayani pasien yang datang. Ada satu Nakes yang merupakan warga sekitar yang melakukan perawatan pasca banjir kala itu.
Kepala Puskesmas Tukka, Maruli Silalahi mengatakan, banjir yang melanda pada hari Selasa (25/11/20225) lalu mencapai 1 meter.
Dikatakan Maruli, di hari kedua pasca banjir itu, mereka sempat membuka pelayanan. Namun, banjir kembali datang.
"Pasca banjir Puskesmas Tukka, awalnya hari itu, banjir itu sepinggang dan berdampak pada pelayanan. Tapi di hari kedua kita buka pelayanan karena meengcover masyarakat yang berdampak. Namun di hari itu, banjir paling besar datang lagi. Dan jalan ke sini tertutup," ucapnya.
Namun karena hari ke tiga, akses jalan sudah mulai bisa di buka. Akhirnya ia bersama timnya melihat kondisi Puskesmas.
"Hari ke tiga kita cek, itulah semua Alkes alat-alat unit seperti USG dll, obat-obatan alat pemeriksaan rusak semua.lumpur juga tingginya selutut. Akhirnya kita pilah pilih aja sementara obat-obat yang masih bisa dikonsumsi," ucapnya.
Dikatakannya, hari ketiga itu mereka juga sempat melakukan pelayanan. Meski Puskesmas dalam keadaan rusak.
"Ada seratusan warga sekitar sini berobat pasca banjir itu. Paling banyak luka-luka karena dihantam banjir itu. Itu kita adakan pelayanan di luar ruangan Puskesmas," ucapnya.
Diakuinya, seluruh pihak seperti bupati, gubernur, tim Menteri Kesehatan sudah meninjau Puskesmas itu.
| Tangis Penyintas Banjir Tirawan Pecah, Lemang Jadi Penawar Lara Lebaran dan Bangun Huntara Mandiri |
|
|---|
| Pembangunan Huntara Tak Kunjung Selesai, Korban Banjir di Tapteng Bangun Rumah Mandiri |
|
|---|
| Hutanabolon Kembali Banjir, Bupati: Tanggul yang Telah Dibangun Jebol, Warga Mengungsi Kembali |
|
|---|
| Dua Bulan Usai Banjir, Begini Kondisi Belajar Mengajar di MAN 1 Tapteng |
|
|---|
| Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Minta Mendagri Batalkan Pemangkasan Dana Transfer setelah Bencana |
|
|---|