Sumut Terkini

Awal Mula Munculnya Penyu di Pantai Barat Muara Upu Tapsel

Sebanyak 45 anak penyu jenis lekang dilepaskan oleh Lembaga Ovata Indonesia (LOI) ke Pantai Barat di Muara Upu, Selasa (20/1/2026).

Tayang:
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Tria Rizki

Awal Mula Munculnya Penyu di Pantai Barat Muara Upu Tapsel

TRIBUN-MEDA.COM, MUARA UPU - Inilah awal mula munculnya penyu di Desa Muara Upu, Muara Batangtoru, Tapanuli Selatan.

Ada sebanyak 45 anak penyu jenis lekang dilepaskan oleh Lembaga Ovata Indonesia (LOI) ke Pantai Barat di Muara Upu, Selasa (20/1/2026).

Ada lima jenis penyu yang bertelur di Pantai Muara Upu, masing-masing lekang, sisik, hijau, tempayan dan jenis paling langka di dunia penyu belimbing.

Biasanya, penyu akan bertelur pada saat berumur 15 tahun dan bisa bertahan hidup di lautan hingga puluhan tahun.

Pelepasan tukik atau anak penyu dilakukan oleh LOI saat serah terima pembangunan fasilitas konservasi penyu dari PT Agiuncourt Resources (AR).

Ketua LOI Erwinsyah Siregar menjelaskan, keberadaan penyu di Pantai Barat Sumatera salah satu indikator kelestarian lauta. Ada sebanyak kelima jenis penyu dilindungi di desa ini.

Awal mula keberadaan penyu di Muara Upu

Program konservasi penyu di Muara dimulai pada 2014. Ia bersama teman bernama Irwansyah Harahap kala itu memulai penelitian keberadaan penyu

Keduanya merasa tertarik karena belum pernah mendengar ada keberadaan penyu di Muara Upu.

"Dulu kami tahunya penyu ada di Raja Ampat. Pada tahun berikutnya kami melakukan kerja sama dengan konservasi internasional dengan menerjunkan tim melakukan penelitian penyu di Muara Upu," ungkapnya.

Dari hasil penelitian, LOI menemukan penyu jenis belimbing yang merupakan penyu langka di dunia. Dari sini, mereka memutuskan untuk membangun penangkaran sederhana karena belum ada fasilitas dan dana yang memadai pada 2017 lalu. 

Atas kondisi yang demikian, LOI tidak tinggal diam dan tetap melakukan penelitian penyu di Muara Upu. Salah satunya mengajak para komunitas pecinta alam dengan bersama-sama melakukan kamping di akhir tahun dengan tujuan untuk melakukan pelepasan penyu setiap akhir tahun.

Hingga belakangan ini, LOI berkolaborasi dengan PT AR, yang kata Erwinsyah Siregar sangat konsinsten di bidang lingkungan dengan memberi bantuan untuk meningkatkan perlindungan penyu di Muara Upu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved