Penjualan Ban Bekas Laris Manis
PENJUALAN BAN BEKAS di Kisaran Laris Manis Jelang Lebaran❗
Menjelang hari raya Idul Fitri, penjual ban bekas di Kisaran laris manis dibeli oleh calon pemudik yang hendak pulang kampung.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: M.Andimaz Kahfi
TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Menjelang hari raya Idul Fitri, penjual ban bekas di Kisaran mulai dipadati oleh calon pemudik.
Harga yang lebih murah, namun masih layak digunakan, ban bekas menjadi opsi bagi para pengendara untuk menekan pengeluaran menjelang lebaran.
Satu di antara penjual ban bekas di Jalan Cokroaminoto, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Rajib mengaku sudah mulai dipadati oleh pembeli.
Bahkan, sudah hampir 50 persen stok ban yang ada di gerai sudah laku terjual untuk persiapan Ramadan.
"Menjelang lebaran ini Alhamdulillah kita positif penjualannya. Rata-rata masuk karna mau persiapan lebaran. Sebenarnya sudah dari beberapa hari lalu, hanya saja kebanyakan masuk ganti ban itu malam. Kalau siang mungkin para pelanggan masih kerja ya," kata pemilik gerai ban bekas, Rajib, Selasa (10/3/2026).
Lanjutnya, meskipun ban yang dijualnya merupakan ban bekas pakai, namin tetap melihat kualitas kelayakan ban untuk diberikan ke pelanggan.
"Disini ban copotan, kalau ban bekas yang dikerok itu kami tidak rekomendasikan. Kami tetap jaga kelayakan ban itu sendiri. Memang ada yang minta, tapi satu atau dua. Selebihnya, pelanggan kami itu minta yang ban copotan," ujarnya.
Kata Rajib, menjelang lebaran rata-rata pembeli lebih banyak mobil pribadi dibandingkan mobil penumpang atau angkutan umum.
Ia juga mengaku, selain dirinya, pembeli juga harus teliti memilih ban agar sama-sama tidak ada yang merasa dirugikan.
"Selain itu ban juga hal yang vital untuk kendaraan. Kalau ban tidak layak, itu sangat membahayakan," katanya.
Ia mengaku harga ban bekas bervariasi, mulai dari Rp 150 ribu, hingga Rp 350 ribu tergantung dari kualitas bannya.
"Rata-rata yang dicari untuk ban mobil Avanza, Calya, Innova. Ukuran 14 sampai 15. Ini yang paling laris," tutupnya.
(cr2/tribun-medan.com)
| VIRAL Penari Ular Bikin Aksi Tak Senonoh Saat Pesta Pernikahan di Ogan Ilir, Polisi Buka Suara |
|
|---|
| Pelajar Bunuh Diri di Samosir, Ketua PDIP Sumut: Pemkab Lalai, Sibuk Mobil Dinas 3,1 M dan Hiburan |
|
|---|
| Perwira Kopassus Kapten Zulmi dan Sertu Nur Ichwan Gugur di Lebanon, Kendaraan Meledak Kena Ranjau |
|
|---|
| Pelajar di Samosir Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Ungkap Kronologis |
|
|---|
| Terungkap Motif Karyawan Ayam Goreng Dimutilasi Rekan Sendiri, Menolak Kuasai Harta Bos |
|
|---|