Sweeping di Merald Garden tidak Benar

Sejak dua pecan belakangan ini Medan, masa Aliansi ormas Islam melakukan aksi demonstrasi di hotel emerald Garden.

Laporan wartawan Tribun Medan/ M Azhari Tanjung

TRIBUN–MEDAN.com, MEDAN -  Sejak dua pecan belakangan ini Medan,  masa Aliansi ormas Islam melakukan aksi demonstrasi di hotel emerald Garden. Sejak aksi demonstrasi tersebut, juga beredar isu-isu sara yang sangat santer ditengah-tengah masyarakat,mulai dari SMS, BBM hingga dari mulut kemulut.


Seperti yang didapatkan, Tribun dalam pesan BBM, Untuk saat skrg ini jagan lewat jln Glugur Hotel Emerlard, karena disana FUI lagi demo dan semua mobil diberhentikan dan disuruh buka kaca mobil. Demikian sekilas info, khusus etnis tionghua trims. Kejadiannya di dpn Hotel Emerald Garden. Spanduknya bertuliskan: 1 mesjid lagi digusurr.1000 rumah cina kami bakarr.!Khusus area Medan.Sebarkan berita ini.ini beneran.


Namun ketika di cek di depan hotel emerald Garden, ternyata tidak ada tampak aksi sweepiny yang dimaksud. Begitu juga dengan sapnduk yang bertulisan profokasi.


Sedangkan aktifitas arus lalu lintas tampak lengang seperti hari-hari biasanya. Dan SPBU didepan hotel emerald juga sudah tampak buka seperti biasanya, dimana pada jumat kemarin  SPBU tersebut sempat tutup karena aksi demontrasi masa FUI yang menuntut pertanggung jawaban pihak Hotel emerald garden atas dihancurkannya masjid Khairiyah dan masjid Khairiyah dan Raudhatul Islam.


Berdasarkan amatan Tribun, Spanduknya bertuliskan: 1 mesjid lagi digusurr.1000 rumah cina kami bakarr.! Hanya terdapat ketika aksi yang dilakukan FUI jumat kemarin (3/2/2012). Dimana dalam aksi demonstrasi kemarin, spanduk seperti itu juga terpajang dipinggir jalan dan ditenteng beberap aorang demosntran.


“Ngak ada tadi demo atau sweeping disini bang, biasa sajanya. Setahu ku semamlam saja yang ada demonya,” ucap Hasrul penjual nasi sekitar emerald Garden.


Terpisah Ketua FUI I Indra Suheri membantah pihaknya, ada melakukan aksi sweeping seperti kabar yang beredar. “mana ada kami sweeping, memang ada pembahasan seperti itu, tapi itu pun masih pembahasan karena masih kontrofersial,” terangnya.


“Rencannaya memang besok malam dibahas tentang aksi sweeping itu dan itu melalui pembahasan yang alot.Karena aksi sweeping tersebut sangat kontrofersial, dan kalau pun ada yang melakukan aksi sweeping tersebut itu darikelompok luar dan bukan dari kelompok kami,” terangnya


Ia juga mengatakan, kemarahan masa sendiri, karena ketika melakukan aksi demonstrasi kemarin, satu orang dari kelompok mereka terluka yakni tarmizi.


“Karena satu orang dari kami terluka, dan kami juga merasa dibohongi oleh pemerintah terkait masalah perobohan masjid ini yang tidak tuntas,” terangnya


Sementara itu, ketika disinggung apakah mereka akan melaksanakan aksi demonstrasi pada jumat mendatang (10/2). Dirinya mengatakan pihaknya tidak akan melakukan aksi demonstrasi.


“jumat depan kami tidak main, tapi jumat (17/2/2012) sekali lagi kami baru demonstrasi dan kami saat ini sedang merapatkan aksi mendatang,” terangnya


Sementara itu Rudy warga keturunan yang tinggal di jln Skip Medan mengaku telah mendengar adanya kabar tersebut. "iya tadi aku dapat pesan BBM, ku harap itu hanya pesan hoak saja. Kita tidak ingin medan Memanas karena permaslahan itu. Jujur juga sih aku takut, tapi smeoga saja tidak terjadi," terangnya

Penulis:
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved