TribunMedan/

Catatan Kriminal

Alamak, Pengangguran Ini Nekat Curi Pintu Besi demi Beli Narkoba

"Saat aksi pencurian terjadi, pemilik rumah tengah mudik. Awalnya, rumah itu dipercayakan korban pada saksi James Philip,"

Alamak, Pengangguran Ini Nekat Curi Pintu Besi demi Beli Narkoba
Tribun-Medan.com/ Array Argus
Pandrek Situmorang, pecandu narkoba yang diamankan petugas Polsekta Sunggal, Selasa (4/7/2017). (Tribun-Medan.com/ Array Argus) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Efek kecanduan narkoba bisa membuat para penikmatnya rela melakukan apa saja.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Pandrek Situmorang (21).

Hanya karena ingin membeli narkoba, warga Jl Toba Permai Sukadono, Helvetia ini nekat mencuri pintu besi rumah milik Zunaidi Piliang (40) yang berada di Jl Sei Serayu No27, Kelurahan Babura, Kecamatan Sunggal. Beruntungnya, aksi tersangka ini dipergoki oleh warga.

Baca: CCTV Rekam Pelaku yang Memasang Bendera ISIS, Ternyata Begini Penampakan Wajahnya

Baca: Inilah Aturan Baru Tarif Taksi Online untuk Wilayah I dan Wilayah II

Baca: Amboi, Foto Natasha Wilona Bersama 3 Pria Ini di Kolam Renang Bikin Heboh Jagat Maya

"Saat aksi pencurian terjadi, pemilik rumah tengah mudik. Awalnya, rumah itu dipercayakan korban pada saksi James Philip," ungkap Kanit Reskrim Polsekta Sunggal, Iptu Nur Istiono, Selasa (4/7/2017).

Pada Senin (3/7/2017) malam kemarin, tersangka yang sudah lama mengintai rumah korban kemudian beraksi. Ia lantas mencongkel pintu besi rumah korban dan menjualnya demi mendapatkan uang untuk membeli narkoba.

"Setelah kejadian, warga sekitar melapor pada saksi Philip. Lalu, saksi Philip datang ke Polsek mewakili korban membuat pengaduan," katanya.

Lantaran identitas tersangka sudah ketahuan, polisi pun pagi tadi bergerak ke rumah pelaku. Saat tiba di rumah pelaku, pengangguran ini tampak bersantai di ruang tengah rumahnya.

"Sekarang ini tersangka masih kami mintai keterangannya untuk mengetahui pada siapa ia menjual pintu tersebut. Tersangka kami kenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman minimal lima tahun penjara," katanya mengakhiri.

(ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array A Argus
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help