TribunMedan/

Kasihan! Dua Bocah Korban Pencabulan Kerap Di-bully Teman-temannya

korban pencabulan tetangganya sendiri bernama Agus Supriyana alias Aga (38) kerap diejek atau di-bully oleh teman-temannya.

Kasihan! Dua Bocah Korban Pencabulan Kerap Di-bully Teman-temannya
Tribun Medan/Array
Tiga bocah diduga korban pencabulan saat berada di Kantor Yayasan PKPA Sumut-Aceh. Ketiganya mendapatkan pendampingan trauma healing dari petugas PKPA, Selasa (11/7/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dua bocah kakak beradik IN (9) dan ID (8) anak pasangan Lisna (31) dan Rahmadan (35) yang menjadi korban pencabulan tetangganya sendiri bernama Agus Supriyana alias Aga (38) kerap diejek atau di-bully oleh teman-temannya. Akibat kondisi ini, dua bocah tersebut mengalami trauma.

"Setelah kejadian, kedua anak saya sering diejek oleh teman-temannya. Saya khawatir, karena ia trauma dengan kejadian ini, perkembangan mentalnya terganggu," ungkap LN saat berbincang dengan Tribun di kantor Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Sumatera Utara-Aceh Jl Abdul Hakim, Pasar I, Medan Selayang, Selasa (11/6/2017).

Ia berharap, kedua anaknya ini mendapatkan perlindungan yang layak dari lembaga-lembaga yang konsern terhadap anak dan perempuan. Besar harapannya, ketika anaknya tumbuh dewasa, keduanya bisa berkembang sebagaimana anak-anak normal lainnya.

Baca: Istri Hamil Muda, Pria Ini Diduga Cabuli Tiga Bocah Tetangganya

"Gimana gak sakit hati ini. Dua-dua anak perempuan saya dicabuli oleh pelaku," kata LN dengan suara parau sembari memegang dadanya.

Terpisah, Direktur Eksekutif Yayasan PKPA, Kemala Dewi memastikan pihaknya akan terus mendampingi korban. Ia mengatakan, PKPA akan memberikan pendampingan hingga kasus ini bergulir ke persidangan.

"Setelah kami menerima kuasa dari keluarga korban, tentunya kami akan mempresure kasus ini agar lekas ditangani. Besar harapan kami, polisi bertindak transparan," katanya.(*)

Penulis: Array A Argus
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help