Mengejutkan, Kepala Sekolah Terlibat Pelecehan Seksual Siswa SLB Ditemukan Gantung Diri
MAS (52), tersangka kasus pelecehan seksual ditemukan tewas gantung diri di rumahnya sendiri, Senin (28/8/2017).
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
TRIBUN-MEDAN.COM - MAS (52), tersangka kasus pelecehan seksual ditemukan tewas gantung diri di rumahnya sendiri, Senin (28/8/2017).
Dari informasi yang dihimpun media ini, MAS mengakhiri hidupnya dengan seutas tali jemuran di dapur rumahnya yang terletak di Jalan Pembangunan RT 38 kawasan Telaga Sari.
Baca: 10 Artis Belia Ini Suka Berdandan Boros yang Bikin Mereka Kelihatan Lebih Tua
Baca: MIRIS, Sepeninggal Orang Terkaya Malaysia Ini, Keluarga Kini Saling Rebutan Warisan
Baca: Artis Ini Kasihan dengan Nasib Anniesa, Baru Sebulan Melahirkan, Gimana Para Korban First Travel?
MAS pertama kali ditemukan istri dan anaknya tergantung di dapur rumah dengan kondisi kaku tak bernyawa.
"Ditemukan sama istri dan anaknya pas pulang kerja. Sebelum maghrib," kata tetangga tersangka yang enggan namanya disebut.
Rencananya jenazah bakal dikubur, Selasa (29/8/2017) menunggu anak bungsunya tiba di Balikpapan.
"Anaknya kuliah di Jawa. Jadi nunggu dia datang, sudah dapat tiket pesawat pagi. Dia datang baru jenazah dikubur," tuturnya.
Pemberitaan sebelumnya, salah seorang tersangka yang diduga melakukan tindak pidana kasus pelecehan seksual dikabarkan gantung diri, Senin (28/8/2017).
Tersangka MAS (52) diduga melakukan tindakan asusila terhadap siswa SLB yang terletak di kawasan Jalan Pembangunan, Telaga Sari, Gunung Sari Ilir.
Dari pantauan Tribunkaltim.co (Tribunnews Network), di depan jalan rumah duka berkibar bendera hijau dengan rumbai kuning, tanda bahwa ada seseorang yang meninggal dunia. Bendera tersebut diikat di tiang listrik jalan.
Di sepanjang jalan masuk beberapa warga berdiri dan berbincang serius.
Baca: Hilang 2 Bulan, Suami Terperangah Lihat Istrinya Berselingkuh di Depan Putri Sulungnya