Viral Medsos

Oknum PNS Ini Dicariin Netizen karena Diduga Menghina Djarot dan Pendukungnya Disebut Tak Waras!

Pilkada Serentak 2018 akan dilangsungkan pada 27 Juni 2018 mendatang. Ada 171 daerah ikutPilkada Serentak 2018.

Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
Kolase Facebook.com
Oknum PNS atas Nama Bakhroin Siregar dan Calon Gubernur Sumut, Djarot Saiful Hidayat (Kanan). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) Serentak 2018 akan dilangsungkan pada 27 Juni 2018 mendatang.

Ada 171 daerah yang mengikuti Pilkada Serentak 2018.

Dari 171 daerah tersebut, di antaranya 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.

Salah satunya provinsi Sumatera Utara ikut dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernurnya.

Ada tiga pasangan calon yang pada saat ini sudah lolos mendaftar di KPUD, yaitu Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus, dan Pasangan JR Saragih-Ance.

Ketiga pasangan calon ini pun ramai dibahas warganet di media sosial.

Masyarakat Sumut berharap, pemilihan gubernur dan wakil gubernur kali ini berjalan dengan baik yang tidak ada poltik SARA seperti yang sudah berlalu di DKI Jakarta.

Namun belakangan ini ada satu postingan warganet di akun media sosial facebook atas nama Bakhroin siregar, ramai dibagikan dan diperbincangkan

Baca: Inilah 5 Perempuan Cantik yang Ikut Berlaga di Pilkada Serentak 2018 di Sulawesi Utara!

Baca: Polri Bentuk Satgas Mendinginkan Tensi Pilkada Serentak, Minta Segenap Tokoh Beri Kesejukan!

Baca: 6 Hal Inilah Bikin Cewek Terlihat Cantik dan Keren di Mata Cowok! Nomor 4 Berkaitan Suara Desahan!

Baca: Viral Soal Model Rambutnya, Pasha Ungu Sebut yang Motong Rambutnya Adalah Sang Istri!

Kata-kata pada postingannya sungguh menghentakkan warganet.

Berikut postingannya Bakhroin Siregar yang sudah di-capture warganet:

"Siapapun anda yang mendukung jarot untuk jadi gubernur sumatera utara, anda harus paham bahwa dengan dicalonkannya jarot oleh PDIP itu adalah bentuk pelecehan buat warga sumut. Jika ada netizen di sini yang mendukung apalagi sebagai warga sumut dapat dipastikan otak anda sudah tak waras lagi, bayangkan saja sampah DKI anda puja puji untuk jadi pemimpin di sumut. Anda1 yang mendukung itu hanya mengedepankan syahwat dendam politik sebagai imbas kekalahan Ahok dan Jarot di DKI. Anda boleh suka dengan Jarot secara personal tapi anda harus bisa membedakan DKI dan SUMUT. Pake otakmu."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved