Pria Ini Harus Merelakan Tangannya Diamputasi seusai Makan Sushi, Ternyata Ini Penyebabnya
12 jam setelah pria 71 tahun tersebut makan di restoran, tangan kanannya membengkak seukuran bola golf dengan rasa sakit yang amat sangat.
Pria yang tak disebutkan namanya itu mencari pertolongan dokter di Jeonju di Korea Selatan, sekitar 190 km dari Seoul, setelah sebelumnya mengalami demam dan rasa sakit parah pada tangannya selama dua hari.
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria asal Korea Selatan harus kehilangan tangan dan lengan bawahnya setelah makan sushi di sebuah restoran.
Seperti yang dilansir dari Daily Mail (28/8), 12 jam setelah pria 71 tahun tersebut makan di restoran, tangan kanannya membengkak seukuran bola golf dengan rasa sakit yang amat sangat.
Lepuhan dan memar besar muncul di tangan pria Korea Selatan sebagai akibat dari infeksi bakteri dari memakan makanan laut mentah.

Dokter mengeringkan lepuh dan mengangkat jaringan yang terinfeksi sebelum mengoleskan tangan pria tersebut dengan antibiotik.
Namun sayang, pengobatan tersebut tidak berhasil.
Bisul seperti daging busuk terbentuk di tangannya.
Kondisi tersebut makin memburuk hingga tangannya harus diamputasi.
Pria yang tak disebutkan namanya itu mencari pertolongan dokter di Jeonju di Korea Selatan, sekitar 190 km dari Seoul, setelah sebelumnya mengalami demam dan rasa sakit parah pada tangannya selama dua hari.
Ia menjelaskan bahwa lepuh besar dan demam terjadi 12 jam setelah ia makan seafood, menurut New England Journal of Medicine.
Lepuhan pada telapak tangannya berukuran sekitar 3,5cm-4,5 cm, sekitar seukuran bola golf.

Ada pula yang menyebar di punggung tangan dan lengan bagian bawah.
Dokter mendiagnosis-nya dengan infeksi yang diebut vibrosis akibat bakteri Vibrio vulnificus.
Di samping infeksi tersebut, pasien juga mengidap diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dan penyakit ginjal stadium akhir dimana ia harus melakukan dialysis.
Luka yang membusuk tetap berkembang meskipun diberi antibiotik dan dilakukan pembedahan