UPDATE GEMPA TARUTUNG, Gedung SMK HKBP Pangaloan Retak, Guncangan di Sibolga dan Tapsel

UPDATE GEMPA TARUTUNG, Gedung SMK HKBP Pangaloan Retak, Guncangan di Sibolga dan Tapsel

UPDATE GEMPA TARUTUNG, Gedung SMK HKBP Pangaloan Retak, Guncangan di Sibolga dan Tapsel
facebook/jonni parlagutan
UPDATE GEMPA TARUTUNG, Gedung SMK HKBP Pangaloan Retak, Guncangan di Sibolga dan Tapsel 

TRIBUN-MEDAN.COM - UPDATE GEMPA TARUTUNG, Gedung SMK HKBP Pangaloan Retak, Guncangan di Sibolga dan Tapsel 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa magnitudo 5.0 kembali mengguncang Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa (15/1/2019). 

Dikutip Tribunnews.com dari Twitter @InfoBMKG, gempa mengguncang Tapanuli Utara pukul 06.59.52 WIB.

Lokasi gempa di 1.80 Lintang Utara, 99.12 Bujur Timur, pusat gempa berada di laut tepatnya 26 kilometer Tenggara Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Gempa dirasakan (MMI) IV Tarutung, IV Sipahutar, II-III Porsea.

"#Gempa Mag:5.0, 15-Jan-19 06:59:52 WIB, Lok:1.80 LU, 99.12 BT (Pusat gempa berada di darat 26 km tenggara Tapanuli Utara), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) IV Tarutung, IV Sipahutar, II-III Porsea #BMKG," tulis @InfoBMKG.

Dampak gempa diunggah netizen, di antaranya gedung retak.

Seperti yang diunggah Jonni Parlagutan, gedung SMK Swasta HKBP Pangaloan, Jl Sipirok Kecamatan Pahae Jae, Taput  retak.

Ia mengunggah foto foto gedung yang retak.

''Gempa Mag 5.0 SR
Tapanuli Utara, gedung sekolah SMK SW.HKBP Pangaloan retak,
Semoga kita dalam perlindungan Tuhan
Amin. ''

Gambar mungkin berisi: tanaman, luar ruangan dan dalam ruangan

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri

Melansir antaranews.com, warga Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah berhamburan dari dalam rumah karena merasakan goyangan gempa yang terjadi Pagi ini Selasa, (15/1) tepatnya pukul 06:59:52 WIB.

Goyangan gempat itu cukup kuat dirasakan sehingga membuat warga panik sembari berteriak gempa..gempa.

Salah satunya di Kelurahan Aek Tolang Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Dimana warga di kawasan ini langsung menyelamatkan diri keluar dari dalam rumah sembari membawa anggota keluarga mereka.

“Kencang kali goyangannya sampai lampu dalam rumah ikut goyang. Makanya kami langsung lari keluar rumah,”terang Yari Gultom warga Aek Tolang Pandan, Selasa (15/1).

Aktivitas warga pagi ini yang lagi disibukkan dengan kegiatan persiapan berangkat menuju tempat kerja dan sekolah, sempat panik dan berharap tidak terjadi sesuatu.

Getaran gempa juga dirasakan masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan utamanya di wilayah Kecamatan Sipirok.

"Getaran gempa tidak begitu kuat namun cukup terasa selama lebih kurang 3-5 detik,"Camat Kecamatan Sipirok Sardin Hasibuan kepada Antara, Selasa.

Gempa tektonik yang terjadi sekitar pukul 06.59 WIB ini tidak sampai merusak bangunan ataupun infrastruktur yang ada.

"Sejauh informasi yang kami dapat belum tidak ada laporan bangunan ataupun gedung yang rusak akibat gempa ini, aktivitas warga juga normal,"katanya.

Sama halnya seperti yang dirasakan salah satu warga Pasar Sipirok lainnya Isnut Siregar (52) yang juga ikut merasakan adanya getaran gempa.

"Getarannya terasa sekedar hanya semacam lintas jadi tidak juga sempat merasa panik,"kata Isnut yang juga diamini Sardin Hasibuan.

Warga Kota Rantauprapat, Syabrina Dalimunthe yang merasakan getaran gempa sekira pukul 07.00 WIB pagi, mengaku merasakan terhuyung beberapa saat.

Menurut guru honorer ini, getaran gempa seperti terayun dan menimbulkan sedikit pusing.

"Iya ada getaran seperti gempa bumi tadi pagi," katanya.

Sementara, dari laman media sosial Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten Labuhanbatu juga terpantau mengunggah status tulisan gempa bumi tektonik ini. (antara/facebook)

Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved