Ruhut Sitompul dan Jansen Sitindaon Saling Menertawai soal Kader Demokrat Pindah Haluan ke Jokowi

"Pecat-pecat itu aja mintanya, tapi aku tahu pak SBY, kalau tidak mundur, Tuan Guru Bajang sudah benar (mundur)," ujar Ruhut.

Ruhut Sitompul dan Jansen Sitindaon Saling Menertawai soal Kader Demokrat Pindah Haluan ke Jokowi
Capture/YouTube/Kompas TV
Ruhut Sitompul dan Jansen Sitindaon. (Capture/YouTube/Kompas TV) 

"Itulah hebatnya kader-kader Demokrat, feeling politiknya selalu tepat, contohnya saya 2014, kan saya sudah terpilih jadi DPR, tapi tegas saya mohon izin kepada Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 2014, saya mendukung Pak Joko Widodo," 

Ruhut Sitompul

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan anggota Partai Demokrat Ruhut Sitompul menanggapi kabar kader Partai Demokrat yang kembali berpindah haluan, mendukung Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Dilansir oleh TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam acara Kompas Petang yang tayang di Kompas TV, Minggu (20/1/2019).

Diketahui, terakhir, Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis dikabarkan mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saling berpelukan dengan pasangan calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Mar'uf Amin usai mengikuti acara Debat Pertama Capres dan Cawapres di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Debat Pertama ini mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme.
Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saling berpelukan dengan pasangan calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Mar'uf Amin usai mengikuti acara Debat Pertama Capres dan Cawapres di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Debat Pertama ini mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme. (Tribunnews/Jeprima)

Pernyataan Ruhut ini pun disambut tawa oleh Jansen Sitindaon, Ketua DPP Partai Demokrat yang juga hadir sebagai narasumber.

"Ya sudah, anggap masih, tapi saya tidak bisa bilang Bang Ruhut menyeberang," sahut pembawa acara, Aiman.

"Dan kenapa yang menyeberangi itu di tempat-tempat Pak Jokowi kalah (2014)?," tanya Aiman.

Aiman lantas menyebutkan contoh kepala daerah (Demokrat) yang berpaling mendukung Jokowi.

Seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi yang pindah ke Golkar.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved