Mahasiswa Ingin Diskusi Langsung dengan Calon Rektor Unimed
Kelima nama balon disaring menjadi tinggal tiga. Pemilihan dilangsungkan pada 30 Mei 2019 mendatang.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Paling lambat tanggal 12 April 2019 nanti, Panitia Pemilihan Rektor Unimed Periode 2019-2023 akan menyaring lima nama bakal calon (balon) Rektor Unimed, yang ditetapkan pada tanggal 11 Januari 2019 lalu, menjadi tiga calon.
Kelima balon tersebut, yakni Prof Mukhtar, dosen sekaligus Wakil Dekan II FMIPA Unimed. Kemudian, Prof Sahat Siagian, Wakil Rektor III Unimed sekaligus dosen pada FT Unimed.
Selanjutnya, Dr Syamsul Gultom, dosen sekaligus Wakil Dekan II pada FIK Unimed. Kemudian, Dr Martina Restuati, dosen sekaligus Dekan FMIPA Unimed, dan Dr Marice, dosen sekaligus Wakil Dekan III FBS Unimed.
Kelima nama balon disaring menjadi tinggal tiga. Pemilihan dilangsungkan pada 30 Mei 2019 mendatang.
Sebelum itu, pada hari penyaringan masing-masing calon rektor diberi kesempatan untuk memaparkan visi dan misi.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Senat Mahasiswa Unimed, Amirul Hazmi Hamdan mengatakan, mahasiswa berharap panitia memberi kesempatan pula kepada mereka untuk dapat berdiskusi langsung dengan para calon rektor.
Dengan begitu, mahasiswa dapat mengenal sosok calon pemimpin kampusnya, serta menyampaikan berbagai keluhan terkait kampus.
"Dahulu kita pernah mengadakan forum 'Dua Jam Lebih Dekat dengan Rektor'. Forum ini hendaknya diselenggarakan nanti sebelum pemilihan, karena selain menumbuhkan kedekatan, calon rektor bisa mendengar langsung keluhan-keluhan mahasiswa," ucap Amirul, Selasa (29/1/2019).
Dikatakan Amirul, kepemimpinan Rektor Unimed saat ini, Prof Dr Syawal Gultom MPd sudah bagus. Ia berharap rektor selanjutnya dapat lebih baik lagi dan mempertimbangkan untuk merevisi kebijakan yang membatasi kebebasan mahasiswa.
"Keluhan paling banyak saya terima dari teman-teman saat ini, yaitu kebijakan perihal pembatasan kegiatan kemahasiswaan pada hari Sabtu dan Minggu di kampus. Kami ingin ruang lingkup kegiatan kemahasiswaan di kampus dapat lebih terbuka," kata Amirul.
Bawa Unimed Jadi Lebih Baik
Secara umum, motif kelima dosen Unimed yang menjadi balon rektor Unimed periode 2019-2024 sama, yaitu ingin membawa Unimed ke arah lebih baik.
Dr Marice, salah satu balon rektor, mengaku yakin mampu membawa Unimed lebih berkembang lagi, dengan memanfaatkan peluang-peluang yang belum sempat dikembangkan.
"Intinya, saya ingin berbuat yang terbaik untuk Unimed," katanya, Selasa (29/1/2019).
Balon rektor lain yang ditemui di hari yang sama, Prof Sahat Siagian juga mengatakan hal hampir senada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dr-restu-ms.jpg)