Gerindra Ancam People Power, SBY Bereaksi Tarik Kader dari Markas BPN Prabowo-Sandi

Situasi yang mulai panas dan ancaman Partai Gerindra untuk menggunakan people power untuk mempertahankan kemenangan Pilpres, SBY turun tangan

Gerindra Ancam People Power, SBY Bereaksi Tarik Kader dari Markas BPN Prabowo-Sandi
Ist
Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan maklumatnya 

TRIBUN-MEDAN.com - Situasi yang mulai panas dan ancaman Partai Gerindra untuk menggunakan people power untuk mempertahankan kemenangan Pilpres yang telah diklaim membuat SBY harus perintahkan kadernya mundur dari markas Badan Pememangan Nasional Prabowo Sandi.

Presiden ke-6 SBY membaca situasi politik pasca pemungutan suara Pemilu 2019 yang menunjukkan ketegangan.

Tak hanya itu,  SBY melihat situasi bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan.

Oleh karena itu, SBY menginstruksikan pengurus dan kader partainya untuk tidak terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi dan undang-undang serta bertentangan dengan kebijakan pimpinan Demokrat.

Arahan SBY itu ditujukan kepada Ketua Dewan Pembina Demokrat EE Mangindaan, Ketua Dewan Kehormatan Demokrat Amir Syamsuddin, Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan, dan Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Pandjaitan.

Surat juga ditembuskan kepada Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Baca: Pertahankan Klaim Prabowo Menang Pilpres, Romo Syafii: Kami Akan Pilih People Power

Selain itu, SBY menginstruksikan untuk secara terus-menerus memantau dari dekat perkembangan di Tanah Air.

 “Jika terjadi kegentingan dan situasi yang menjurus ke arah konflik dan krisis yang membahayakan, segera melapor kepada Ketua Umum (SBY-Red) pada kesempatan pertama,” tulis SBY.

Amir Syamsuddin yang dihubungi Kompas, Kamis (18/4/2019) malam, membenarkan adanya arahan SBY tersebut.

“Benar itu, benar. Intinya di butir dua. Tidak mengikuti gerakan-gerakan yang inkonstitusional,” kata Amir.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved