Pengawas Swalayan Delimas Minta Bayaran saat saat Pemkab Deliserdang Sita Mie Instan Kadaluarsa

Salah satunya adalah penemuan mie instan yang sudah kadaluarsa namun tetap diperjual belikan.

Pengawas Swalayan Delimas Minta Bayaran saat saat Pemkab Deliserdang Sita Mie Instan Kadaluarsa
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan Sipahutar
Pengawas Swalayan Delimas Minta Bayaran saat saat Pemkab Deliserdang Sita Mie Instan Kadaluarsa. Kabag Perekonomian Pemkab Deliserdang, Putra Jaya Manalu menunjukkan mie instan yang masih dijual oleh Swalayan Delimas meskipun sudah kadaluarsa Kamis, (16/5/2019). 

Pengawas Swalayan Delimas Minta Bayaran saat saat Pemkab Deliserdang Sita Mie Instan Kadaluarsa

TRIBUN-MEDAN.com- Tim terpadu Pemkab Deliserdang melakukan razia terhadap segala jenis makanan yang diperjual belikan di swalayan dan toko makanan Kamis, (16/5/2019).

Khusus untuk di Kecamatan Lubukpakam tim dipimpin oleh Asisten II Pemkab, dr Aida Harahap.

Ada beberapa temuan yang didapatkan oleh tim ketika melakukan pemantauan di beberapa titik. Salah satunya adalah penemuan mie instan yang sudah kadaluarsa namun tetap diperjual belikan.

Temuan itu didapat dari Swalayan Delimas yang berada di lantai III Delimas Plaza Lubukpakam.

Kabag Perekonomian Pemkab Deliserdang, Putra Jaya Manalu yang ikut dalam tim ini sempat beradu argumen dengan pengawas swalayan.

Meski mie instan itu ditemukan di rak swalayan namun ketika hendak mau disita pihak pengawas swalayan bernama Masari meminta bayaran. Karena hal itu Putra pun kemudian sempat protes.

"Jadi walaupun ini sudah kadaluarsa tetap harus dibayar ya. Gitu ya. Udah bayarkan saja. Enggak apa-apa biar saja kita bayar,"kata Putra sembari memerintahkan anggotanya untuk menuruti apa yang dipintakan oleh Masari.

 

Kepala Desa Urung Pane Tertangkap Main Judi, Warga Tuntut Pencopotan

PNS Kantor Camat Selingkuhi Kakak Iparnya, Video Syurnya Dibeberkan Keluarga

BREAKING NEWS, Lapas Langkat Rusuh, Napi Gulingkan Ambulans dan Bakar Sepeda Motor, Foto dan Video

Pengedar Sabu Tak Berkutik Ketika Diciduk Petugas di Rumahnya, Sudah Lama jadi Target Operasi

Meski di tim ini ada personil kepolisian yang juga ikut namun tetap saja Masari meminta bayaran.

Ia menyebut orang-orang yang ada di swalayan ini hanyalah pekerja yang punya tanggungjawab mengenai barang yang masuk ataupun keluar.

 

Pimpinan OPD dan Camat Tandatangani Kesepakatan Perjanjian Kinerja Dengan Wali Kota

Anto Meregang Nyawa di Atas Atap, Tewas Kesetrum saat Perbaiki Dinding Rumah

Penumpang Minta Pesawat Tunda Penerbangan Karena Putrinya Belum Selesai Berbelanja

"Dari Pemkab kan ada dananya, kalau enggak bayar nanti kami bilangnya bagaimana,"kata Masari ketika diwawancarai www.tribun-medan.com.

 

Ketua Asita Sumut Heran: Musim Sepi dan Ramai, Harga Tiket Pesawat Tetap Mahal

Reaksi Mendagri Tjahjo Kumolo, Pihak Tolak Hasil Pilpres tapi Terima Hasil Pileg, Ini Kata Yusril

Wakil Wali Kota Lantik 25 Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemko Medan

(ndra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved